Tak hanya di Indonesia, Idul Adha di berbagai negara juga dimeriahkan dengan tersajinya banyak makanan khas yang terbuat dari daging kurban. Ini daftarnya!
Perayaan Idul Adha identik dengan tradisi berbagi daging kurban dan aneka hidangan khas yang dimasak bersama keluarga.
Setiap negara memiliki cara berbeda dalam mengolah daging kurban menjadi sajian istimewa. Ada yang menyantap hati sapi untuk sarapanada pula yang mengolahnya menjadi sup hangat kaya rempah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daging kurban tak hanya diolah sate atau gulai, hidangan Idul Adha di berbagai negara juga mencerminkan budaya dan kebiasaan makan warga lokal.
Mulai dari Bosnia, Gambia, Sudan, Turki, hingga Uzbekistan, semuanya punya menu khas yang selalu hadir saat Hari Raya Kurban tiba.
Dilansir dari Middle East Eye (26/05/2026), berikut 5 hidangan Idul Adha di berbagai negara yang enak.
1. Bosnia
Tak Ada Sate dan Gulai, Ini Menu Idul Adha Istimewa di 5 Negara Foto: Site Culinary/Visual |
Di Bosnia, Idul Adha identik dengan hidangan hati sapi atau hati kambing yang disebut dzigerica. Sajian ini biasa disantap saat sarapan pagi setelah penyembelihan hewan kurban.
Hati sapi dimasak dengan cara ditumis bersama bawang bombai, mentega, dan bumbu khas Balkan bernama Vegeta yang terbuat dari campuran sayuran kering dan rempah-rempah. Hidangan tersebut biasanya disajikan bersama roti tanpa ragi bernama pogaca dan keju cottage.
Selain itu, daging kurban juga kerap diolah menjadi pecenje atau daging panggang berbumbu sederhana seperti garam, lada, dan bawang putih. Uniknya, warga Bosnia tetap menikmati daging tersebut meski sudah dingin karena dianggap membawa berkah Idul Adha.
2. Gambia
Tak Ada Sate dan Gulai, Ini Menu Idul Adha Istimewa di 5 Negara Foto: Site Culinary/Visual |
Warga Gambia punya sajian khas Idul Adha bernama afra, berupa daging kurban yang dibumbui rempah lalu dipanggang atau dibakar. Hidangan ini mirip dengan dibi khas Senegal karena kedua negara memiliki kedekatan budaya dan kuliner.
Afra biasanya dibuat dari daging sapi atau kambing yang dipotong kecil lalu dibakar hingga matang. Setelah itu, daging disajikan bersama nasi jollof, attieke berbahan singkong, salad, atau sup hangat.
Minuman pendampingnya pun khas, seperti jus hibiscus dan jus jahe segar. Aroma rempah yang kuat membuat afra menjadi salah satu hidangan favorit saat Idul Adha di kawasan Afrika Barat.
3. Sudan
Tak Ada Sate dan Gulai, Ini Menu Idul Adha Istimewa di 5 Negara Foto: Site Culinary/Visual |
Di Sudan, hidangan populer saat Idul Adha adalah shaya, yakni daging domba berbentuk potongan kecil yang dimarinasi dengan bumbu kaya rempah.
Campuran marinasi terdiri dari bawang bombai, bawang putih, cuka, cabai hijau kecil, dan tomat yang dihaluskan. Daging biasanya didiamkan selama beberapa jam agar bumbu meresap sempurna sebelum dipanggang atau digoreng.
Shaya umumnya disajikan bersama salad segar dan makanan pendamping seperti fuul, olahan kacang fava, hingga tameeya atau falafel khas Sudan. Cita rasanya gurih dan sedikit pedas sehingga cocok disantap bersama keluarga besar saat momen Idul Adha berlangsung.
4. Turki
Tak Ada Sate dan Gulai, Ini Menu Idul Adha Istimewa di 5 Negara Foto: Site Culinary/Visual |
Warga Turki memiliki tradisi menyantap daging kurban sejak pagi hari saat Idul Adha. Bahkan, bagian jeroan seperti hati, ginjal, dan jantung sapi atau kambing biasanya dimasak lebih dulu untuk sarapan keluarga.
Salah satu hidangan paling populer adalah kavurma, yakni potongan daging sapi atau domba yang dimasak perlahan menggunakan lemaknya sendiri hingga empuk. Bumbu yang dipakai cukup sederhana, hanya garam, tetapi sebagian orang menambahkan tomat, paprika, dan bawang bombai.
Tekstur daging yang lembut membuat kavurma digemari banyak orang. Hidangan ini umumnya disantap bersama nasi, bulgur, atau salad segar. Tradisi tersebut sudah berlangsung turun-temurun di Turki.
5. Uzbekistan
Tak Ada Sate dan Gulai, Ini Menu Idul Adha Istimewa di 5 Negara Foto: Site Culinary/Visual |
Di Uzbekistan, daging kurban tidak selalu langsung dimasak pada hari Idul Adha. Namun ketika diolah, warga setempat biasanya membuat qaynatma sho'rva, yaitu sup kaldu daging dari daging sapi atau domba yang kaya rempah.
Daging direbus bersama bawang bombai, wortel, kentang, paprika, aneka rempah, dan herbal hingga menghasilkan kuah gurih hangat. Sup ini juga dipercaya baik dikonsumsi saat tubuh kurang sehat.
Selain itu, warga Uzbekistan terkenal gemar mengolah hampir seluruh bagian hewan kurban menjadi berbagai makanan tradisional. Salah satunya hasip, sosis usus domba isi daging cincang dan bawang yang direbus lalu dipotong melingkar sebelum disajikan.
Simak Video "Video: Tips Kurban Sehat, Bebas Derita Kolesterol dan Asam Urat"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)






KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN