Tumbler yang harusnya dipakai untuk mengisi minuman, seperti air putih atau kopi, kini fungsinya berubah. Sebagian warga Indonesia menggunakan tumbler untuk bungkus seblak hingga bakso!
Membawa tumbler kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern, khusunys kalangan generasi Z dan masyarakat urban. Kebiasaan ini tidak sekadar untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai, tetapi juga mendukung hidup sehat dan menghemat pengeluaran.
Pada hakikatnya tumbler digunakan sebagai wadah minuman, mulai dari air putih, kopi, teh, atau minuman lainnya. Namun, tampaknya saat ini fungsi tumbler telah berubah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain minuman, belakangan ramai tren tumbler digunakan untuk membungkus makanan berkuah. Memang wadah minuman ini bisa mempertahankan suhu dingin atau panas yang stabil.
Tren ini sempat dibagikan oleh pengguna TikTok @snapysangpencetak. Dalam unggahannya, admin akun tersebut terlihat sedang mampir ke sebuah warung seblak. Ketika seblak sudah matang, alih-alih disajikan dalam mangkuk atau wadah makanan, ia memilih seblaknya disajikan di tumbler yang sudah dibawa.
Tumbler yang dibawanya memang punya ukuran besar, kurang lebih 700-1 liter dengan desain pita yang cantik. Tapi siapa sangka, tumbler bagus itu dipakai untuk membungkus seblak.
Tumbler kini sudah tidak dipakai untuk minuman lagi tetapi dipakai juga untuk wadah makanan berkuah! Foto: TikTok @snapysangpencetak |
Netizen lain juga banyak yang mencoba makan bakso pakai tumbler. Salah satunya pemilik akun @prlymoon yang membeli bakso dibungkus dalam tumbler. ia pun membagikan reaksinya saat makan bakso di tumbler tersebut.
Cara makannya yaitu bagian tutup tumbler dibuka, lalu ia menggunakan sendok dan garpu biasa untuk menikmati baksonya. Prily tampak menikmati bakso dalam tumbler itu. Ia juga mengaku tumblernya membantu kuah bakso agar panasnya awet lama.
Unggahan video-video tersebut ramai dibanjiri komentar netizen. Netizen banyak membagikan reaksi bearagm terhadap pilihan menggunakan tumbler untuk makan seblak dan bakso.
Seorang netizen terjekut dengan gebrakan baru ini. Ia berkomentar, "Aduhh ada aja gebrakannya huhu."
"Biar awet panas, jenius," ujar netizen lain.
Tidak sedikit netizen yang sudah melakukan tren ini sejak lama. Bahkan ada juga yang pernah menggunakan tumblernya untuk membungkus hidangan seperti tongseng hingga rawon.
Banyak yang menggunakan tumbler untuk wadah bungkus seblak hingga bakso seperti ini. Foto: TikTok @prlymoon |
Netizen ini berkomentar, "Gue pernah, masukin tongseng beli di Boyolali terus gue makan di Surabaya, trus gue beli rawon, gue makan pas udah sampe kosan. Buat perjalanan jauh, seadanya, pengin anget. Thanks tumbler."
Tumbler memang umunya terbuat dari bahan stainless steel atau kaca yang bisa menahan air panas maupun dingin dalam waktu lama. Biasanya tumbler stainless steel dilengkapi fitur isolasi termal yang dapat menjaga suhu air di dalamnya, sehingga memang bisa berfungsi menjaga makanan berkuah tetap panas.
Di sisi lain, banyak juga netizen yang kurang setuju dengan tren ini. Sebagian orang menilai kalau makanan lebih cocok disimpan dalam wadah termos.
Sebenarnya termos dan tumbler kurang lebih sama, tetapi ada termos yang khusus dijual untuk menyimpan makanan. Termos merupakan wadah insulasi vakum ini memiliki dinidng ganda yang dirancang untuk menjaga suhu makanan atau air tetap panas atau dingin selama berjam-jam.
"Merek termos juga kan ada yg buat taruh makanan biar tetep anget. Ini kenapa harus pake tumbler," ujar seorang netizen.
Tumbler mungkin bisa dipakai untuk makanan berkuah, tetapi seorang netizen memperingati agar lebih selektif memilih bahan tumbler yang akan digunakan untuk membungkus makanan berkuah.
Mungkin saja bisa memicu reaksi kimia yang mempercepat korosi pada kapisan stainless steel jika makanan yang dimasukkan tinggi garam. Alhasil, botol rusak dan ada risiko melarutkan logam berat ke dalam makanan yang dapat mengganggu kesehatan.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN