Begini Kata Turis Malaysia usai Makan di RM Pagi Sore, Worth It Nggak Ya?

Begini Kata Turis Malaysia usai Makan di RM Pagi Sore, Worth It Nggak Ya?

Andi Annisa Dwi R - detikFood
Senin, 18 Mei 2026 16:00 WIB
Template Menu Makan Siang ala Turis Malaysia di Pagi Sore PIK
Nur Hazqiah Najwa, turis Malaysia yang pernah bersantap di Pagi Sore PIK. Foto: detikFood
Jakarta -

RM Pagi Sore, terutama di cabang PIK, belakangan jadi incaran turis Malaysia. Mereka pesan menu-menu andalan, seperti ayam pop hingga kerupuk jangek.

Turis Malaysia yang kulineran di Jakarta kerap kali mengunjungi RM Pagi Sore yang ada di PIK. Lokasinya yang dekat bandara Soekarno-Hatta membuat cabang rumah makan ini jadi incaran mereka untuk mengisi perut seusai mendarat.

Area restoran yang luas, interior modern nan mewah, hingga sejumlah fasilitas yang ditawarkan, membuat restoran ini jadi magnet bagi turis Malaysia. "Bisa dibilang hampir 80% pengunjung yang makan di sini adalah turis mancanegara, tapi paling banyak dari Malaysia," jelas Topik, pramusaji Pagi Sore PIK saat detikFood berkunjung (23/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menariknya, kebanyakan turis Malaysia memesan menu yang hampir sama, sampai ada istilah template menu ala mereka. Beberapa menu favorit antara lain, ayam pop, udang tofu, kepala ikan bakar, sayur ubi tumbuk, hingga kerupuk jangek siram kuah gulai.

Harga per porsi menu tersebut mulai dari Rp 40 ribuan. Untuk yang paling mahal adalah menu kepala ikan bakar dengan harga mencapai Rp 150 ribu.

ADVERTISEMENT
RM Pagi Sore Cabang PIKAneka menu di RM Pagi Sore cabang PIK jadi incaran turis Malaysia. Foto: detikFood

Lantas, seperti apa kata turis Malaysia soal menu-menu di Pagi Sore? Menurut mereka, apakah worth it (sepadan) rasa dengan harga menu di sana?

Dua turis Malaysia yang pernah detikFood temui, Siti Nurkhalisah dan Nur Hazqiah Najwa, mengungkap pendapatnya.

"Ini saya pertama kali coba makan di sini. Menurut saya semua makanan di sini enak, tadi saya coba ayam pop yang populer, lalu saya coba lauk udangnya juga," ungkap Najwa.

Najwa menyebut bahwa di kalangan turis Malaysia sendiri, ada beberapa yang menyebut bahwa makanan di Pagi Sore itu biasa saja atau 'overated'.

"Tapi menurut saya pribadi, semua makanan di sini 100% enak dan pastinya saya akan kembali lagi makan di sini, kapanpun saya liburan ke Jakarta," puji Najwa.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Siti Nurkhalisah yang sudah dua kali makan di Pagi Sore PIK.

RM Pagi Sore Cabang PIK Penuh dengan Turis dari Malaysia, China, Singapura dan Brunei.Siti Nurkhalisah, turis Malaysia yang sudah dua kali makan di Pagi Sore PIK. Foto: detikFood

"Ini saya sudah dua kali makan di sini, saya yang rekomendasi teman saya untuk coba ini. Kalau saya paling suka sama udang tofu, dendeng, dan gulai tunjangnya. Sedap sekali," pungkas Siti.

Menurut mereka, meski harga makanan di Pagi Sore memang cukup mahal, tapi sepadan (worth it) dengan rasanya. Apalagi mereka belum bisa menemukan nasi Padang dengan rasa seperti ini di Malaysia.

(adr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads