Cokelat berusia 126 tahun ini bakal dilelang. Bukan cokelat biasa, produk ini disebut-sebut merupakan saksi bisu Perang Boer.
Barang-barang lawas dengan usia lebih dari satu abad sering kali memiliki daya tarik tersendiri di mata kolektor. Tidak hanya karena kelangkaannya, benda-benda tersebut juga menyimpan cerita sejarah.
Bukan hanya mobil antik atau barang-barang koleksi seperti keramik dan lainnya, makanan berusia ratusan tahun juga kerap menarik perhatian. Salah satunya produk cokelat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari BBC, (13/5/2026), sebuah cokelat batangan masuk dalam daftar pelelangan. Cokelat ini dibuat oleh Cadbury, merek jual yang cukup populer di pasaran.
Sebuah cokelat tak hanya menyimpan rasa enak di baliknya tetapi juga bisa menjadi saksi bisu suatu sejarah. Foto: BBC |
Cokelat bersejarah itu berasal dari tahun 1900 dan masih tersimpan bersama kaleng aslinya. Usianya diperkirakan 126 tahun dengan edisi yang dahulu dibuat untuk tentara Inggris pada masa Perang Boer.
Barang tersebut dilelang oleh Lockdales Auctioneers & Valuers yang berbasis di Martlesham Heath, Suffolk, Inggris. Pelelangan cokelat ini dijadwalkan akan dilakukan pada 19 Mei 2026.
Pihak rumah lelang memperkirakan koleksi unik tersebut bisa terjual dengan harga sekitar 200 hingga 240 poundsterling atau setara Rp4,7 juta - Rp5,6 juta.
Menurut Chris Elmy selaku kataloger di Lockdales, keberadaan cokelat dengan isi yang masih utuh merupakan hal yang sangat jarang ditemukan. Elmy menyebut, walaupun tak lagi menggugah selera, tetapi koleksi ini termasuk benda yang sangat langka.
Cokelat ini diprediksi dibuat pada tahun 1900 atas perintah Ratu Victoria. Foto: BBC |
"Masyarakat mungkin familiar dengan kaleng Natal Princess Mary dari Perang Dunia Pertama, tetapi edisi Perang Boer ini adalah pendahulunya," jelas Elmy.
Cokelat batangan ini memiliki nilai sejarah tinggi karena berkaitan langsung dengan Perang Boer Kedua yang berlangsung antara tahun 1899- 1902. Konflik tersebut terjadi antara Kekaisaran Inggris dan dua negara Boer independen yang memperebutkan wilayah di Afrika Selatan.
Pada masa itu, Ratu Victoria memesan ribuan kaleng cokelat untuk diberikan kepada para tentara Inggris yang bertugas di medan perang. Sejumlah perusahaan cokelat ternama Inggris seperti Cadbury, JS Fry, dan Rowntree diminta memproduksi cokelat khusus bagi pasukan kerajaan.
Kaleng-kaleng cokelat tersebut dibuat dengan desain istimewa. Pada bagian luar tercetak tulisan "South Africa 1900" sebagai penanda momen perang, selain itu juga ada ucapan yang menyerupai tulisan tangan Ratu Victoria berbunyi "Saya mengucapkan selamat tahun baru."



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN