Berlokasi di dalam stasiun kereta, ada satu toko bento di Jepang yang sudah beroperasi selama hampir 100 tahun lamanya. Seperti apa tampilan bentonya?
Di Jepang, budaya menikmati bento atau bekal makan dengan beragam lauk dalam kotak sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari pekerja kantoran hingga penumpang kereta, banyak yang memilih bento karena praktis sekaligus mengenyangkan.
Di antara banyaknya toko bento yang tersebar di Jepang, ada satu gerai bento legendaris yang berhasil bertahan hampir satu abad. Namanya Manyoken di Stasiun Chiba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari SoraNews24 (11/05/2026), nama Manyoken dapat diartikan sebagai 'Rumah 10 Ribu Daun'. Gerai ini sudah berdiri sejak 1928 dan hingga kini tetap menjadi favorit banyak pelanggan setia. Selama hampir 100 tahun beroperasi, Manyoken dikenal sebagai salah satu toko bento klasik yang mempertahankan cita rasa makanan serta gaya penyajian tradisional.
Bento Jadul Jepang Ini Masih Laris setelah Hampir 100 Tahun Foto: SoraNews24 |
Lokasinya berada di dalam area Stasiun Chiba, sekitar 40 menit perjalanan kereta dari Stasiun Tokyo. Tepatnya, toko ini berada di dalam gate tiket stasiun dan terhubung dengan pusat perbelanjaan Perie Chiba. Banyak pengunjung yang awalnya kesulitan menemukan gerai tersebut karena letaknya tersembunyi di area dalam stasiun.
Salah satu menu paling populer di Manyoken adalah Tonkatsu Bento yang dijual seharga 782 yen (Rp 87.000). Menu ini menjadi andalan sekaligus ikon dari gerai tersebut sejak puluhan tahun lalu. Isi bentonya sederhana, berupa nasi putih yang diberi potongan tonkatsu atau pork cutlet di bagian atasnya.
Kemasan bento Manyoken juga mempertahankan desain lawas dengan ilustrasi bergaya klasik yang memberi kesan nostalgia. Tampilan makanannya pun sederhana tanpa dekorasi berlebihan.
Bento Jadul Jepang Ini Masih Laris setelah Hampir 100 Tahun Foto: SoraNews24 |
Sekilas, isi bentonya terlihat hanya terdiri dari nasi dan tonkatsu. Namun di bagian bawah potongan daging, terselip pelengkap seperti acar terong, rebung, dan kombu atau rumput laut yang dimasak manis gurih.
Potongan tonkatsu di bento ini memang tidak terlalu tebal. Meski begitu, justru bagian tepung renyahnya menjadi daya tarik tersendiri karena menyerap saus tonkatsu dengan baik. Saus khas racikan Manyoken disebut menjadi salah satu alasan banyak pelanggan tetap setia membeli bento ini.
Bento Jadul Jepang Ini Masih Laris setelah Hampir 100 Tahun Foto: SoraNews24 |
Di tengah gempuran makanan modern dan bahan makanan serba mahal di Jepang, Manyoken masih mempertahankan gaya bento klasiknya. Tak sedikit pelanggan yang datang bukan hanya untuk makan, tetapi juga menikmati nuansa nostalgia dari salah satu toko bento tertua di Jepang tersebut.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN