Terlihat Sederhana, Makan Pakai Tangan Punya 5 Efek Positif untuk Tubuh

Terlihat Sederhana, Makan Pakai Tangan Punya 5 Efek Positif untuk Tubuh

Diah Afrilian - detikFood
Minggu, 10 Mei 2026 06:00 WIB
Terlihat Sederhana, Makan Pakai Tangan Punya 5 Efek Positif untuk Tubuh
Foto: Getty Images/Thai Liang Lim
Jakarta -

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, makan pakai angan adalah hal lumrah. Ternyata ada manfaat di balik kebiasaan makan menggunakan tangan.

Di tengah kebiasaan modern yang identik dengan sendok, garpu, dan sumpit, makan menggunakan tangan masih menjadi tradisi yang dipertahankan. Terutama di Indonesia, cara makan ini dianggap lebih nikmat karena membuat seseorang dapat merasakan tekstur makanan secara langsung.

Tak hanya soal budaya, makan pakai tangan juga dipercaya memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Dalam ajaran Ayurveda dari India, kebiasaan ini disebut dapat membantu tubuh lebih siap menerima makanan dan memperbaiki proses pencernaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari laman The Art of Living, beberapa penelitian menyebut makan dengan tangan termasuk praktik mindful eating. Proses makan menjadi lebih lambat, lebih fokus, dan membantu tubuh mengenali rasa kenyang dengan lebih baik.

Baca juga: Meski Jalani Diet Sehat, Robert Downey Jr. Tetap Kecanduan Pizza

ADVERTISEMENT

Berikut ini 5 manfaat makan menggunakan tangan:

Terlihat Sederhana, Makan Pakai Tangan Punya 5 Efek Positif untuk TubuhMEnurut Ayurveda, makan pakai tangan ternyata bisa membantu menyiapkan tubuh mencerna makanan. Foto: Getty Images/Thai Liang Lim

1. Menyiapkan Tubuh Mencerna Makanan

Salah satu alasan utama makan menggunakan tangan dianjurkan adalah karena tubuh dianggap lebih siap menerima makanan. Saat tangan menyentuh makanan, otak akan mengirim sinyal kepada sistem pencernaan untuk mulai bekerja.

Tubuh kemudian memproduksi enzim dan cairan lambung yang dibutuhkan untuk mencerna makanan. Dalam Ayurveda, proses ini disebut sebagai bagian penting dari hubungan antara tubuh dan makanan.

Selain itu, makan dengan tangan membuat seseorang lebih terhubung dengan makanan yang dikonsumsi. Proses mengambil, mencampur, hingga menyuap makanan secara langsung mempraktikkan mindful eating.

2. Mengendalikan Porsi Makan

Makan menggunakan tangan membuat proses makan berlangsung lebih lambat. Konsumen cenderung mengambil makanan sedikit demi sedikit sehingga tubuh memiliki waktu lebih banyak untuk mengenali rasa kenyang.

Kebiasaan makan terlalu cepat sering dikaitkan dengan risiko makan berlebihan. Saat tubuh belum sempat memberi sinyal kenyang, seseorang bisa terus makan tanpa sadar.

Sehingga makan pakai tangan akan membantu ritme makan menjadi lebih santai dan terkendali. Cara ini juga membuat seseorang lebih fokus pada makanan yang dikonsumsi.

3. Memeriksa Suhu Makanan

Tangan dapat berfungsi sebagai sensor alami untuk mengetahui suhu makanan. Sebelum makanan masuk ke mulut, jari-jari akan lebih dulu merasakan apakah makanan terlalu panas atau sudah cukup aman disantap.

Hal ini membantu mengurangi risiko lidah atau mulut terkena panas berlebih. Saat menggunakan sendok atau garpu, seseorang kadang tidak menyadari suhu makanan hingga makanan tersebut sudah masuk ke mulut.

Menurut penelitian, makan pakai tangan sering dianggap lebih aman untuk makanan yang baru matang atau masih panas. Tubuh memiliki waktu untuk menyesuaikan diri sebelum makanan benar-benar disantap.

Terlihat Sederhana, Makan Pakai Tangan Punya 5 Efek Positif untuk TubuhBagi sebagian tradisi, makan pakai tangan juga dianggap lebih terasa nikmat. Foto: Getty Images/Thai Liang Lim

4. Dianggap Lebih Nikmat

Banyak orang merasa makanan terasa lebih enak saat disantap menggunakan tangan. Hal ini karena pengalaman makan tidak hanya melibatkan rasa dan aroma, tetapi juga sentuhan.

Saat tangan menyentuh makanan, seseorang dapat merasakan tekstur, kelembutan, hingga tingkat kerenyahan makanan secara langsung. Sensasi tersebut membuat pengalaman makan terasa lebih lengkap.

Selain itu, kontak langsung dengan makanan dipercaya membantu seseorang lebih menghargai makanan yang dikonsumsi. Tak heran jika kebiasaan makan dengan tangan di suatu wilayah akan terus dipertahankan.

5. Nilai Tradisi dan Filosofi

Di banyak negara Asia dan Timur Tengah, makan menggunakan tangan bukan dianggap kebiasaan yang jorok. Sebaliknya, cara makan ini justru memiliki nilai budaya dan filosofi yang kuat.

Dalam Ayurveda, lima jari tangan dipercaya mewakili lima elemen alam, yaitu bumi, air, api, udara, dan ruang. Saat makan menggunakan tangan, kelima elemen tersebut diyakini bekerja bersama untuk menciptakan keseimbangan.

Tradisi makan pakai tangan juga mengajarkan seseorang untuk lebih menghormati makanan. Kunci utamanya ialah senantiasa cuci tangan dan menjaga kebersihan untuk menghindari bakteri dan kuman.

Halaman 2 dari 2
(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads