Sudah berusia ratusan tahun tak menjamin sebuah usaha kuliner mampu bertahan. Banyak pemiliknya memutuskan tutup karena beberapa faktor, seperti 5 restoran ini.
Mengelola sebuah usaha kuliner bukan hal yang mudah. Industri ini memiliki tingkat persaingan ketat dan tingkat kegagalan tinggi. Belum lagi masalah biaya operasional yang seringkali membebankan para pelaku usaha kuliner.
Mereka mungkin sudah berusaha mempertahankan harga, tetapi di sisi lain mereka terbebani dengan biaya bahan baku dan sewa tempat yang meningkat setiap tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih banyak faktor lain yang menyebabkan usaha kuliner memutuskan untuk tutup permanen. Bahkan, usaha yang sudah berdiri ratusan tahun sekalipun belum tentu bisa bersaing selamanya di industri ini.
Contoh saja 5 restoran atau tempat makan ini yang sudah berdiri ratusan tahun, tetapi memutuskan untuk tutup permanen :
1. Toko permen berusia 141 tahun tutup
Toko permen berusia 141 tahun ini tutup karena kesulitan ekonomi. Foto: Jay Janner/The Austin American-Statesman via Getty Images |
Sebuah toko permen populer di daerah Texas, Amerika Serikat ini menjadi salah satu yang tidak mampu bertahan. Padahal mereka sudah beroperasi kurang lebih 141 tahun dan termasuk usaha keluarga secara turun temurun.
Lammes Candies dikenal dengan kudapan manis buatan tangan, seperti cokelat, pecan, dan karamel longhorn. Produk Texas Chewie Pecan Praline juga tidak kalah populer diburu banyak pelanggan. Meski sudah beroperasi lama, tahun ini Lammes Candies memutuskan untuk menutup enam dari tujuh cabang yang ada.
Penutupan ini merupakan keputusan sulit bagi pemiliknya. Tetapi perusahaan mereka mengalami tekanan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Saat ini Lammes Candies hanya menyisakan satu cabang di Airport Boulevard, Austin. Cabang tersebut hanya akan beroperasi sampai persediaan stok habis.
2. Restoran dim sum autentik 104 tahun tutup
Restoran dim sum yang dikenal autentik dan sudah berdiri 104 tahun ini juga tidak mampu bertahan. Foto: Facebook/HK Lin Heung Catering Group dan Jonathan Wong via South China Morning Post |
Dampak pandemi Covid-19 memengaruhi sejumlah usaha kuliner, termasuk restoran dim sum autentik ini.
Lin Heung Tea House merupakan restoran yang sudah berdiri selama 104 tahun. Tetapi semenjak pandemi Covid-19 yang merabak di tahun 2020, pemiliknya mengaku gagal mempertahankan bisnisnya.
Sebelumnya mereka juga telah menghadapi masalah sewa hingga memengaruhi operasional restoran. Akhirnya, restoran yang dikenal dengan rasa dim sum autentik dan penyajian klasik ini tutup selama-lamanya.
3. Pabrik kecap 111 tahun tutup
Pabrik Kecap 111 Tahun Tutup, Pemiliknya Pensiun dan Tak Punya Penerus Foto: Vulcan Post |
Tak hanya sebuah tempat makan atau restoran yang berakhir menyedihkan, pabrik makanan juga ada yang mengalami hal serupa. Salah satunya pabrik soy sauce di Malaysia yang mengumumkan berhenti beroperasi dan tutup secara permanen.
Padahal merek soy sauce buatan mereka termasuk salah satu yang diandalkan. Pemiliknya kini merupakan generasi ketiga dari pendirinya. Ia mengaku tidak lagi punya pewaris yang bisa melanjutkan bisnis keluarga tersebut.
Sisa waktunya hanya tinggal menghabiskan persediaan soy saucenya sebelum ia pensiun total.
4. Restoran soba mie 122 tahun tutup permanen
Tidak sulit mencari kuliner legendaris di Jepang yang usianya mencapai puluhan tahun. Bahkan beberapa restoran dipercaya sudah beroperasi selama ratusan tahun lamanya dan dikelola secara turun temurun.
Namun, popularitas tidak menjamin restoran legendaris itu mampu bertahan. Contoh saja restoran soba bernama Nenoue Soba yang berdiri di dalam Stasiun Nakatsugawa.
Restoran tersebut punya sejarah yang berasal dari 122 tahun lalu. Selema 100 tahun lebih mereka menawarkan mie soba dengan harga terjangkau. Sayangnya restoran ditutup tanggal 11 Mei 2025 lalu karena pemiliknya jatuh sakit hingga kesulitan mengoperasikan restoran yang ramai.
5. Warisan kuliner 120 tahun berakhir tutup permanen
Restoran Italia tertua di kota New York, Barbetta juga tidak mampu bertahan. Mereka resmi mengumumkan penutupan operasionalnya pada 27 Februari 2026 setelah 120 tahun beroperasi.
Didirikan tahun 1906, Barbetta dikenal sebagai pelopor masakan Italia di Amerika Serikat. Restorannya berfokus menghadirkan cita rasa autentik dari wilayah Piemonte Italia Utara. Menunya mulai dari agnolotti, risotto truffle putih, hingga kelinci panggang khas Piemontese.
Terakhir restoran ini dikelola oleh generasi ketiga pemiliknya, Laura Maioglio. Keputusan penutupan tersebut berkaitan dengan wafatnya Laura pada Januari 2026 di suia 93 tahun.




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN