Makan Durian Lanjut Minum Alkohol, Wanita Ini Nyaris Kehilangan Nyawa

Makan Durian Lanjut Minum Alkohol, Wanita Ini Nyaris Kehilangan Nyawa

Riska Fitria - detikFood
Selasa, 05 Mei 2026 19:00 WIB
ilustrasi durian
Foto: iStock
Jakarta -

Wanita di China hampir meninggal setelah makan durian lalu minum alkohol. Dokter menjelaskan kombinasi ini bisa picu sesak napas. Begini kronologinya!

Seorang wanita di Fujian, China, nyaris kehilangan nyawa setelah mengonsumsi durian dan minum alkohol. Peristiwa ini terjadi di Fuzhou dan menjadi peringatan serius bahwa kombinasi makanan tertentu bisa berdampak fatal bagi kesehatan.

Dilaporkan pada 4 Mei, wanita tersebut awalnya mengonsumsi durian, lalu minum sekitar 200 ml minuman beralkohol jenis baijiu (arak putih khas China).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama setelah itu, ia mengalami reaksi tubuh yang cukup parah. Tubuhnya dipenuhi ruam seperti biduran (urtikaria), disertai dada terasa sesak, dan kesulitan bernapas.

ADVERTISEMENT
Durian Jemongko Kuning. Foto: Instagram Mantan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji @bang.midjiGegara makan durian, seorang wanita berujung tragis. Foto: Durian Jemongko Kuning. Foto: Instagram Mantan Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji @bang.midji

Dikutip dari Oriental Daily (4/5), kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Saat tiba di instalasi gawat darurat, kadar oksigen dalam darahnya dilaporkan sempat turun drastis hingga 78 persen, angka yang tergolong berbahaya dan bisa mengancam nyawa.

Tim medis kemudian segera melakukan penanganan intensif. Dokter yang menangani kasus tersebut menjelaskan bahwa kondisi ini berkaitan dengan reaksi mirip disulfiram, yaitu reaksi yang juga sering dikaitkan dengan konsumsi alkohol bersamaan dengan obat tertentu.

Dalam kasus ini, durian diketahui mengandung senyawa sulfur yang dapat menghambat kerja enzim di hati untuk memecah alkohol.

10 Durian Terbaik dengan Tekstur Creamy dan Rasa UnikIa hampir kehilangan nyawa gegara menggabungkan durian dan alkohol. Foto: Year of the Durian

"Ketika alkohol masuk ke dalam tubuh, akan terbentuk zat bernama asetaldehida. Senyawa dalam durian menghambat proses pemecahan zat tersebut, sehingga menumpuk dan memicu reaksi berbahaya," jelas dokter yang menangani.

Penumpukan asetaldehida dalam tubuh dapat memicu berbagai gejala seperti detak jantung tidak teratur, kejang pada saluran pernapasan, hingga gangguan pada sistem pernapasan dan sirkulasi. Dalam kondisi ekstrem, hal ini bisa berujung pada kegagalan organ.

Selama ini, banyak orang mengira durian dan alkohol hanya menyebabkan efek panas dalam. Namun, para ahli menegaskan bahwa kombinasi ini memiliki dasar medis yang jelas dan tidak boleh dianggap sepele.

Dokter menyarankan agar masyarakat menghindari konsumsi alkohol setidaknya 24 jam sebelum dan sesudah makan durian.

Ini termasuk semua jenis minuman beralkohol seperti bir, anggur, hingga produk lain yang mengandung alkohol, termasuk beberapa obat dan bahan masakan.

Bagi orang dengan kondisi hati yang lemah atau memiliki riwayat alergi, disarankan memberi jeda lebih lama, bahkan hingga tiga hari. Langkah ini penting untuk memastikan fungsi metabolisme hati kembali normal dan mencegah risiko yang tidak diinginkan.




(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads