Sedih! Tekanan Ekonomi Bikin Toko Permen Berusia 141 Tahun Ini Tutup

Sedih! Tekanan Ekonomi Bikin Toko Permen Berusia 141 Tahun Ini Tutup

Atiqa Rana - detikFood
Senin, 04 Mei 2026 18:00 WIB
Sedih! Tekanan Ekonomi Bikin Toko Permen Berusia 141 Tahun Ini Tutup
Foto: Jay Janner/The Austin American-Statesman via Getty Images
Jakarta -

Tekanan ekonomi membuat jaringan toko permen ini tutup, padahal toko tersebut menjadi salah satu yang sangat populer dan telah beroperasi lebih dari 100 tahun.

Akhir-akhir ini banyak usaha kuliner memutuskan untuk tutup permanen. Penyebabnya berbagai macam faktor, mulai dari kombinasi lonjakan biaya operasional, kurangnya penerus usaha, serta perubahan perilaku konsumen.

Namun tekanan ekonomi tinggi, ditandai dengan penurunan daya beli dan kenaikan biaya operasional tetap menjadi penyebab utama banyak toko makanan legendaris terpaksa tutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun sudah punya nama besar dengan banyak cabang tersebar, bisnis kuliner lawas ini sering kali rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi, seperti yang dialami oleh sebuah jaringan toko perm en ini.

Lammes Candies merupakan toko permen yang sangat populer dan digemari di Texas, Amerika Serikat. Sayangnya enam dari tujuh cabang Lammes Candies dikabarkan akan ditutup. Sedangkan cabang terakhirnya di Airport Boulevard, Austin akan tetap dibuka sampai persediaan produknya habis, lapor people.com (30/4),

ADVERTISEMENT

Jaringan toko permen tersebut mengkonfirmasi berita ini kepada TODAY.com bahwa alasan penutupan karena tekanan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Padahal, toko permen ini termasuk salah satu yang legendaris. Mereka berdiri sejak tahun 1885, dikelola oleh keluarga secara turun temurun. Tokonya dikenal dengan kudapan manis buatan tangan (handmade), seperti cokelat, pecan, karamel longhorns, hingga stroberi dicelup cokelat. Produk terlarisnya berupa Texas Chewie Pecan Praline yang pertama kali diproduksi pada tahun 1892.

Sedih! Tekanan Ekonomi Bikin Toko Permen Berusia 141 Tahun Ini TutupLamme Candies merupakan sebuah jaringan toko permen legendaris berusia 141 tahun. Foto: Jay Janner/The Austin American-Statesman via Getty Images

Berdasarkan pernyataan di Instagram, jaringan toko tersebut mengungkap bahwa perusahaan mereka telah dengan cermat mengevaluasi perubahan di pasar dan mengevaluasi operasional jangka panjangnya. Setelah melakukan pertimbangan matang, pemilik telah membuat keputusan sulit yang akhirnya memilih menghentikan operasional toko.

"Ini bukanlah keputusan yang mudah. Lammes Candies lebih dari sekadar bisnis, ini adalah warisan keluarga yang telah berlangsung selama beberapa generasi," ujar tim pemilik jaringan toko permen tersebut.

Mereka sangat berterima kasih kepada seluruh karyawan, pelanggan, dan komunitas atas dukungan yang tidak pernah berhenti selama 141 tahun terakhir. Perusahaan juga menyatakan mereka akan mendukung karyawan selama proses transisi.

"Lammes Candies menyampaikan apresiasi yang tulus kepada staf yang berdedikasi, pelanggan setia, dan masyarakat luas yang telah menjadi bagian dari perjalanan perusahaan selama lebih dari satu abad," tulis pernyataan tersebut.

Berita penutupan tersebut tentu membuat banyak penggemar sedih. Tetapi tidak sedikit yang memberi dukungan penuh atas keputusan tersebut.

Seorang netizen berkomentar, "Toko permen terbaik! Keluarga saya selalu membeli permen lezat Anda sejak saya kecil. Sangat sedih mendengar berita ini."

Sedih! Tekanan Ekonomi Bikin Toko Permen Berusia 141 Tahun Ini TutupSayangnya toko tersebut dikabarkan tutup karena tekanan ekonomi. Foto: Jay Janner/The Austin American-Statesman via Getty Images

"Saya telah memberikan permen Lammes kepada teman, keluarga, dan kenalan dari seluruh dunia selama saya tinggal di Austin (24 tahun sekarang). Terima kasih atas semua yang telah Anda berikan kepada Austin," ujar netizen lain.

Selain membuka cabang terakhirnya di bandara Austin, Lemmies Candies juga masih melakukan penjualan online selama stok masih tersedia.

Menurut situs website resmi mereka, perusahaan ini didirikan oleh William Wirt Lamme pada tahun 1878. Namanya dulu adalah Red Front Candy Factory, berlokasi di Austin. Lamme lalu kehilangan bisnisnya dalam permainan judi di tahun 1885, tetapi putranya, David Turner Lamme, mampu melunasi hutang judi tersebut dan mengambil alih kembali bisnis ini.

Akhirnya Lammes Candies resmi dibuka pada 10 Juli 1885 dan telah dioperasikan oleh keluaga sejak saat itu. Toko ini juga awalnya menjual es krim sebelum akhirnya berekspansi ke cokelat di tahun 1965.




(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads