5 Fakta Unik Kopi Bubuk Bola Dunia, Tertua di Indonesia yang Eksis Sejak 1911

Ngopi Yuk!

5 Fakta Unik Kopi Bubuk Bola Dunia, Tertua di Indonesia yang Eksis Sejak 1911

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 01 Mei 2026 07:01 WIB
Kopi Sinar Baru Bola Dunia
Foto: Instagram/kopisinarbaruboladunia
Jakarta -

Konsumsi kopi bubuk sudah menjadi kebutuhan bagi orang Indonesia sejak lama. Buktinya, ada kopi bubuk tertua yang tercatat sudah beroperasi selama 115 tahun.

Kopi telah lama menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Mulai dari warung kopi sederhana hingga rumah tangga, minuman ini selalu hadir sebagai teman berbincang maupun pelepas penat.

Budaya minum kopi di Indonesia sendiri sudah berakar sejak ratusan tahun silam. Bahkan, jauh sebelum munculnya kopi modern sudah banyak merek kopi bubuk yang tersebar di pasaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satunya adalah kopi Bola Dunia yang dinobatkan sebagai kopi bubuk tertua di Indonesia. Kopi ini datang dari tanah Sumatera dan sudah diandalkan warga lokal sejak 115 tahun silam.

ADVERTISEMENT

Berikut ini 5 fakta kopi bubuk Bola Dunia yang tertua di Indonesia:

Kopi Sinar Baru Bola DuniaKopi bubuk Bola Dunia dinobatkan sebagai salah satu kopi tertua di Indonesia. Foto: Instagram/kopisinarbaruboladunia

1. Tertua di Indonesia

Kopi bubuk Bola Dunia menjadi yang tertua merujuk pada Sinar Baru Cap Bola Dunia dari Lampung. Usaha ini diperkirakan dirintis antara tahun 1908-1911 oleh keluarga keturunan Tionghoa yang menetap di wilayah tersebut.

Pada awalnya, kopi ini dikenal dengan nama "Njit Sin Hoa" sebelum akhirnya berganti menjadi nama yang lebih dikenal hingga sekarang. Perjalanan bisnis ini dimulai dari skala kecil, dengan proses produksi yang masih sangat sederhana.

Seiring waktu, kopi ini mulai dikenal luas oleh masyarakat sekitar karena kualitasnya yang konsisten. Nama "Bola Dunia" kemudian dipilih sebagai identitas merek yang mudah diingat dan memiliki daya tarik tersendiri.

2. Citarasa Kopi Robusta Lokal

Salah satu alasan utama kopi ini bertahan lama adalah cita rasanya yang khas. Kopi bubuk Bola Dunia menggunakan biji kopi robusta dari Lampung, yang terkenal memiliki karakter rasa kuat, pahit, dan sedikit earthy.

Rasa ini sangat cocok untuk metode penyeduhan tradisional seperti kopi tubruk. Karakter robusta yang tegas membuat kopi ini memiliki aroma yang tajam terasa cocok di lidah penikmat kopi Indonesia.

Rasanya dianggap cukup 'nendang' dan langsung meningkatkan energi dengan cepat. Sampai sekarang kopi bubuk Bola Dunia bahkan tak pernah mengganti resep kopi bubuk mereka.

3. Kemasan Klasik yang Dipertahankan

Selain rasa, kemasan kopi bubuk Bola Dunia juga menjadi ciri khas yang sangat melekat. Hingga kini, kopi ini masih dikemas menggunakan kertas cokelat sederhana yang diikat dengan tali rafia merah.

Desain ini telah digunakan sejak sekitar tahun 1930-an dan hampir tidak berubah. Di tengah tren kemasan modern yang penuh warna dan desain menarik, tampilan klasik ini justru memberikan kesan unik dan autentik.

Ciri khas kemasannya ini menjadi cara Bola Dunia tetap terlihat jelas bagi pelanggannya. Apalagi jika harus bersaing dengan kopi-kopi modern yang memiliki gaya berbeda dengan penyajian Bola Dunia.

Kopi Sinar Baru Bola DuniaDi tengah gempuran kopi kekinian, kopi bubuk ini masih terus bertahan. Foto: Instagram/kopisinarbaruboladunia

4. Masih Bertahan hingga Sekarang

Di tengah gempuran dan persaingan kopi kekinian yang begitu tinggi, kopi bubuk Bola Dunia masih mempertahankan identitasnya. Sebagian merek kopi tertua bahkan ada yang membuka kafe versi mereka sendiri.

Tetapi tidak dengan kopi bubuk Bola Dunia. Toko kopi ini sekadar menambahkan area makan atau minum kopi untuk pelanggan yang ingin menikmatinya langsung di tempat.

Tetapi konsepnya lebih bergaya seperti tempat makan klasik bukan seperti kafe modern. Penjualan utamanya juga masih dipusatkan pada kopi bubuk dengan kemasan kertas sampul yang ikonik.

5. Ditiru Merek Serupa

Faktanya, kopi bubuk dari Toko Sinar Baru bukan satu-satunya yang menggunakan nama 'Bola Dunia'. Di beberapa daerah lain, terdapat merek kopi dengan nama serupa.

Salah satunya, seperti yang berasal dari Sumatera Selatan dan mulai dikenal sejak tahun 1978. Namun, tidak semua kopi dengan nama tersebut memiliki sejarah panjang yang sama.

Versi yang benar-benar tua dan legendaris adalah Sinar Baru Cap Bola Dunia dari Lampung, yang telah berusia lebih dari 100 tahun. Bagi pelanggan setianya, bukan hal yang sulit untuk membedakan kopi bubuk Bola Dunia dari Sinar Baru dengan milik toko lain.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Menjelajahi Ragam Rasa di Resinda Hotel Karawang"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/dfl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads