Dokter Gigi Ungkap Risiko Konsumsi Es Kopi yang Jarang Disadari

Dokter Gigi Ungkap Risiko Konsumsi Es Kopi yang Jarang Disadari

Diah Afrilian - detikFood
Rabu, 29 Apr 2026 16:00 WIB
Tips bikin es kopi yang nikmat
Foto: Getty Images/iStockphoto/
Jakarta -

Minum es kopi yang menyegarkan ternyata tak bisa sembarangan. Ada ancaman kerusakan gigi yang ditimbulkan dari kebiasaan minum es kopi yang salah.

Es kopi kini menjadi minuman favorit banyak orang. Terutama di tengah cuaca panas yang menyengat.

Sensasi dingin dengan cita rasa kopi yang khas membuat minuman ini sulit ditolak. Tak sedikit orang menikmatinya sambil beraktivitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan diminum perlahan dalam waktu yang cukup lama. Dilansir dari Unilad, (27/4/2026), ternyata ada bahaya yang mengancam dari kebiasaan konsumsi es kopi.

ADVERTISEMENT
Terungkap! 5 Kesalahan Paling Umum Saat Bikin Es Kopi Menurut BaristaWalaupun segar, ternyata es kopi bisa menyebabkan gangguan pada kesehatan gigi. Foto: Getty Images/PJjaruwan

Dr Deepa Chopra, selaku doktr didi dari Whites Dental, menjelaskan bahwa es kopi dapat memberikan dampak buruk pada gigi. Terutama jika diminum secara perlahan dalam waktu lama.

Kebiasaan menyeruput sedikit demi sedikit ternyata menjadi faktor utama yang memperparah kerusakan gigi. Secara alami, kopi memiliki sifat asam yang dapat melemahkan enamel, yaitu lapisan pelindung terluar gigi.

Ketika enamel ini terus-menerus terpapar asam, perlahan ia akan terkikis. Efeknya semakin buruk jika kopi yang diminum mengandung tambahan gula, sirup, atau perasa lain.

Kombinasi antara asam dan gula menciptakan lingkungan ideal bagi bakteri untuk berkembang dan menghasilkan asam tambahan yang merusak gigi. Menurut Dr Chopra, masalah terbesar dari es kopi adalah durasi konsumsi.

5 Merek Kopi Susu Lokal Andalan Netizen, Mana Favoritmu?Dokter gigi menyarankan cara terbaik untuk menikmati es kopi agar tak mengganggu kesehatan gigi. Foto: X/txtdrkuliner

Berbeda dengan kopi panas yang biasanya diminum dalam waktu singkat. Es kopi cenderung dikonsumsi lebih lama, bahkan bisa berjam-jam.

Lebih mengkhawatirkan lagi, kerusakan enamel bersifat permanen. Ketika lapisan ini sudah terkikis, tubuh tidak dapat memperbaikinya secara alami.

Akibatnya, gigi menjadi lebih sensitif, mudah berubah warna, dan rentan terhadap kerusakan lebih lanjut. Selain itu, noda dari kopi juga bisa menempel pada permukaan gigi, membuatnya terlihat kuning atau kusam.

Salah satu saran utama adalah mengonsumsi kopi dalam satu waktu, bukan menyeruputnya sepanjang hari. Selain itu, penting untuk mengurangi penggunaan gula atau sirup tambahan dalam kopi.




(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads