Tak Biasa, Wanita Ini Gunakan ASI-nya untuk Seduh Kopi Suami

Tak Biasa, Wanita Ini Gunakan ASI-nya untuk Seduh Kopi Suami

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 29 Apr 2026 18:00 WIB
Tren pria minum ASI untuk otot dan cegah kanker
Foto: iStock
Jakarta -

Bukan susu sapi atau susu almond, wanita ini mengaku menggunakan air susunya (ASI) sendiri untuk campuran kopi suaminya. Rasanya disebut lebih kaya.

Seorang wanita asal Malaysia menjadi sorotan setelah mengaku menggunakan ASI miliknya sebagai campuran kopi untuk sang suami.

Pengakuan ini ia sampaikan secara santai di media sosial dan langsung memancing beragam reaksi dari netizen, ada yang terkejut dan ada pula yang penasaran dengan rasanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kisah ini bermula dari sebuah diskusi di platform Threads. Seorang pengguna bertanya apakah ada yang pernah mencicipi ASI dan seperti apa rasanya.

Pompa ASI handsfreeIlustrasi ASI. Foto: Getty Images/Michele Pevide

Ia bahkan mengungkapkan pengalamannya sendiri dengan mengatakan, "Aku pernah mencicipi ASI-ku sendiri. Rasanya sangat manis dan enak, bahkan susu segar kalah."

ADVERTISEMENT

Pernyataan ini kemudian memicu balasan dari netizen lain yang justru mengungkap pengalaman tak biasa.

alam balasannya, wanita tersebut mengaku pernah menyeduh kopi menggunakan ASI untuk suaminya, seperti yang dikutip dari Weird Kaya (28/4).

Ia tidak menyangka pengalamannya itu akan menarik perhatian banyak orang. Menariknya, sang suami disebut tidak mengetahui pada awalnya, namun setelah mencicipi, ia justru menyukai rasanya.

Ia bahkan menyebut kopi tersebut memiliki rasa yang lebih kaya dibandingkan biasanya.

-Ilustrasi kopi susu. Foto: Getty Images/iStockphoto/

Lantas, seperti apa sebenarnya rasa ASI? Mengutip sumber kesehatan, ASI kerap digambarkan memiliki rasa manis yang ringan dan lembut.

Beberapa orang menyamakannya dengan rasa mentimun, air gula, melon, es krim leleh, hingga madu. Hal ini wajar karena ASI mengandung laktosa yang cukup tinggi, sehingga memberikan sensasi manis alami.

ASI sendiri umumnya dikonsumsi oleh bayi karena kaya nutrisi dan berperan penting dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun dalam beberapa kasus, orang dewasa juga mengonsumsinya, terutama untuk tujuan kesehatan tertentu.

Meski begitu, para ahli menekankan bahwa manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.




(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads