Wanita Ini Sukses Jualan Cookies Usai Terinspirasi Punya Omzet Rp 7,9 M

Wanita Ini Sukses Jualan Cookies Usai Terinspirasi Punya Omzet Rp 7,9 M

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Minggu, 26 Apr 2026 19:00 WIB
Nurul Asyiqin Mohamad Ramli merupakan seorang penjual kue asal Sabak Bernam, Selangor, Malaysia yang dikenal sebagai pendiri Cocokins.
Foto: Bernama PIc
Jakarta -

Awalnya terinspirasi dari penjual kue kering yang memiliki omzet miliaran rupiah, wanita ini akhirnya sukses mendirikan usaha kue di rumahnya. Ini kisah inspiratifnya!

Nurul Asyiqin Mohamad Ramli merupakan seorang penjual kue asal Sabak Bernam, Selangor, Malaysia yang dikenal sebagai pendiri Cocokins, merek kue kering yang kini berkembang pesat.

Dilansir dari Malaysia Mail (25/04/2026), ia memulai usahanya dari rumah dengan menjual kue dan cookies secara sederhana, sebelum akhirnya fokus mengembangkan bisnis kue kering dengan berbagai varian rasa seperti chocolate chip, dark chocolate, red velvet, hingga pistachio.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjalanan bisnisnya terbilang cukup unik, karena Nurul awalnya terinspirasi dari kisah penjual kue kering yang memiliki omzet mencapai RM 1,8 juta atau setara Rp 7,9 miliar. Sejak saat itu, ia memutuskan untuk beralih dari menjual kue biasa ke cookies sebagai produk utama.

Nurul Asyiqin Mohamad Ramli merupakan seorang penjual kue asal Sabak Bernam, Selangor, Malaysia yang dikenal sebagai pendiri Cocokins.Nurul Asyiqin Mohamad Ramli merupakan seorang penjual kue asal Sabak Bernam, Selangor, Malaysia yang dikenal sebagai pendiri Cocokins. Foto: Bernama PIc

"Bayangkan bisa menghasilkan uang sebanyak itu hanya dari jualan kue kering. Angka itu sangat besar bagi saya dan membuat saya berpikir kenapa tidak fokus jualan cookies," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Di awal usaha, Nurul hanya mengandalkan penjualan kecil dengan penghasilan sekitar RM 400 (Rp 1,8 juta) per bulan. Dengan modal terbatas, ia memproduksi cookies dari rumah sambil perlahan membangun jaringan pelanggan. Bantuan dana dari Majelis Agama Islam Wilayah Persekutuan (MAIWP) membantunya membeli peralatan produksi kue yang lebih memadai.

Meski usaha kuenya ini sempat terdampak pandemi COVID-19 hingga mengalami kerugian besar, Nurul tidak menyerah. Ia terus belajar pemasaran dan memperluas jangkauan bisnisnya. Salah satunya dengan menghadirkan cookies mini berbentuk kapsul dengan harga RM 7 (Rp 30 ribu) saja.

Nurul Asyiqin Mohamad Ramli merupakan seorang penjual kue asal Sabak Bernam, Selangor, Malaysia yang dikenal sebagai pendiri Cocokins.Nurul Asyiqin Mohamad Ramli merupakan seorang penjual kue asal Sabak Bernam, Selangor, Malaysia yang dikenal sebagai pendiri Cocokins. Foto: Bernama PIc

"Kadang orang hanya ingin makan cookies dalam porsi kecil. Satu stoples cookies ukuran normal harganya bisa sekitar RM 30 (Rp 130 ribu), dan dengan harga itu orang sudah bisa membeli satu porsi makanan lengkap. Apalagi anak-anak biasanya tidak makan banyak," jelasnya.

Konsep kemasan kapsul ini terbukti diminati pasar. Tidak hanya untuk konsumsi harian, produk tersebut juga kerap dijadikan suvenir pernikahan, dengan pesanan datang dari berbagai daerah seperti Johor dan Terengganu.

Nurul Asyiqin Mohamad Ramli merupakan seorang penjual kue asal Sabak Bernam, Selangor, Malaysia yang dikenal sebagai pendiri Cocokins.Nurul Asyiqin Mohamad Ramli merupakan seorang penjual kue asal Sabak Bernam, Selangor, Malaysia yang dikenal sebagai pendiri Cocokins. Foto: Bernama PIc

Kini, usahanya mampu memproduksi ratusan kemasan cookies setiap bulan dan mencatat penjualan hingga puluhan ribu ringgit, bahkan omzetnya bisa mencapai RM 100.000 (Rp 435 juta) saat musim tertentu seperti Lebaran.

Ke depannya, Nurul berencana untuk fokus mendapatkan sertifikasi halal serta memperkuat merek cookiesnya di Malaysia.



(sob/sob)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads