Muncul Tren Restoran Larang Pengunjung Main HP, Ternyata Ini Alasannya!

Muncul Tren Restoran Larang Pengunjung Main HP, Ternyata Ini Alasannya!

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Jumat, 24 Apr 2026 18:00 WIB
Restoran Ini Beri Hadiah Tamu yang Makan Tanpa Main Ponsel
Foto: The Guardian
Jakarta -

Sejumlah restoran di Amerika mulai menerapkan aturan yang membatasi penggunaan ponsel saat makan. Tren ini dikenal sebagai screen-free dining, agar pengunjung lebih fokus saat makan.

Tren makan tanpa ponsel atau handphone (HP) mulai berkembang di sejumlah restoran dan bar, terutama di Amerika Serikat. Pengunjung diminta menyimpan ponsel, bahkan ada yang harus menguncinya dalam pouch khusus selama berada di tempat makan.

Dilansir dari New York Post (24/04), kebijakan ini mulai diterapkan banyak restoran dan bar di Amerika Serikat. Beberapa tempat bahkan melarang penggunaan ponsel sama sekali di meja makan. Tujuannya adalah mendorong interaksi langsung antar pengunjung serta membuat mereka lebih menikmati makanan yang disajikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penggunaan Ponsel di RestoranPenggunaan Ponsel di Restoran Foto: Ilustrasi iStock

Penerapan aturan ini dilakukan dengan cara yang beragam. Pada sebuah bar koktail di kawasan Charlotte, pengunjung diminta mengunci ponsel mereka dalam pouch khusus selama kurang lebih dua jam. Dengan cara ini, tamu diharapkan tidak tergoda untuk memeriksa layar selama menikmati minuman dan suasana. Konsep serupa juga diterapkan di beberapa restoran fine dining dan supper club yang mengutamakan suasana intim.

Selain untuk meningkatkan pengalaman makan, kebijakan ini juga berkaitan dengan privasi. Beberapa restoran tidak mengizinkan tamu mengambil foto atau merekam video di dalam ruangan. Hal ini dilakukan untuk menjaga kenyamanan pengunjung lain serta menciptakan suasana yang lebih eksklusif.

ADVERTISEMENT

Ben Tannenbaum dari LineLeap menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan semata karena sentimen anti-ponsel. "Alasannya bukan karena anti-ponsel, tetapi karena tamu sekarang lebih jarang keluar dan mengeluarkan lebih banyak uang, sehingga restoran ingin memastikan pengalaman mereka benar-benar maksimal," ujarnya.

Selain itu, menikmati makanan tanpa gangguan ponsel juga membuat kualitas santapan lebih terjaga. Makanan tidak terlanjur dingin karena terlalu lama difoto atau ditunda saat mengecek ponsel. Dari sisi etika, penggunaan ponsel saat makan dinilai mengurangi kualitas interaksi sosial.

Close up of a depressed Caucasian young woman sitting at home, reading some bad news on her smart phone, feeling sad and worriedIlustrasi sibuk main ponsel di restoran. Foto: Getty Images/Ivan Pantic

"Ketika ponsel diletakkan di meja, itu memberi sinyal bahwa orang di hadapan kita tidak sepenting apa yang ada di layar." jelas Nick Leighton yang merupakan ahli etika.

Menariknya, konsep tanpa ponsel tidak hanya diterapkan di restoran kelas atas. Salah satu gerai restoran cepat saji Chick-fil-A di Maryland justru mengambil pendekatan berbeda. Mereka menawarkan es krim gratis bagi keluarga yang bersedia menyimpan ponsel selama makan.

Cara tersebut dinilai lebih fleksibel dan tetap mendorong interaksi antar anggota keluarga.

Meski demikian, kebijakan ini tidak selalu mudah diterapkan. Sebagian pelanggan mungkin merasa kurang nyaman tanpa ponsel, terutama jika sudah terbiasa menggunakannya. Selain itu, tidak semua jenis restoran cocok menerapkan aturan serupa.

Ke depannya, tren screen-free dining ini diperkirakan akan terus berkembang, meski kemungkinan tetap menjadi konsep khusus yang diterapkan di tempat tertentu, bukan standar di semua restoran seperti peraturan dilarang membawa makanan dan minuman dari luar.




(sob/sob)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads