Dikira Dapat Fillet Utuh, Ternyata Topping Salmon di Pasta Cuma Secuil

Dikira Dapat Fillet Utuh, Ternyata Topping Salmon di Pasta Cuma Secuil

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Selasa, 21 Apr 2026 14:00 WIB
Dikira Dapat Fillet Utuh, Ternyata Topping Salmon di Pasta Cuma Secuil
Foto: Mothership SG
Jakarta -

Kekecewaan pelanggan viral usai mengeluarkan uang tak sedikit untuk beli pasta. Ia tak menyangka kalau porsi salmon yang jadi topping pasta cuma secuil!

Seorang wanita di Singapura mengeluhkan seporsi salmon pasta yang dibelinya seharga S$8,50 atau sekitar Rp102 ribu. Ia merasa hidangan tersebut tidak sesuai ekspektasi, terutama porsi ikan yang dinilai terlalu sedikit.

Melansir dari Mothership (18/4), peristiwa ini terjadi di sebuah kedai kopi di Upper Aljunied Lane. Wanita tersebut membeli salmon pasta untuk dibawa pulang. Saat menerima pesanan dalam wadah takeaway, ia langsung merasa porsinya sedikit karena terasa ringan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecurigaan tersebut terbukti setelah kemasan dibuka. Alih-alih mendapatkan satu potong fillet salmon utuh, ia justru mendapati spaghetti dengan beberapa potongan kecil ikan salmon panggang di atasnya.

Merasa tidak puas, pelanggan tersebut langsung menanyakan hal ini kepada pegawai. Ia mempertanyakan mengapa tidak disajikan satu potong salmon utuh. Pegawai menjawab bahwa pelanggan harus membayar biaya tambahan jika menginginkan potongan ikan utuh.

ADVERTISEMENT

Hal tersebut membuatnya semakin kecewa. Menurutnya, informasi pada menu tidak dijelaskan secara rinci. Di menu hanya tercantum informasi harga salmon pasta S$8,50 (sekitar Rp102 ribu), tanpa keterangan mengenai bentuk atau jumlah potongan ikan.

Kekecewaan pelanggan juga bertambah karena sikap pegawai. Setelah memberikan jawaban, pegawai tersebut langsung pergi tanpa penjelasan lebih lanjut. Situasi ini dianggap tidak profesional dan kurang komunikatif.

Namun, penilaian berbeda datang dari perwakilan Shin Min Daily News atau media lokal Singapura yang turut mencoba menu serupa. Dalam ulasan tersebut, seporsi pasta dinilai masih tergolong wajar. Hidangan berisi tujuh hingga delapan potong salmon dengan porsi pasta standar.

Pemilik kedai yang berusia 46 tahun pun ikut memberikan penjelasan. Ia menyebut usahanya telah berjalan sekitar 5 tahun dan baru kali ini menerima keluhan semacam itu. Menurutnya, salmon pasta memang disajikan dalam bentuk potongan ikan, bukan fillet utuh.

Ia menjelaskan, jika pelanggan ingin menambah satu potong salmon utuh seberat 150 gram, maka perlu membayar tambahan S$9,50 atau sekitar Rp114 ribu.

Sementara itu, porsi standar yang disajikan terdiri dari sekitar 200 gram pasta dan potongan salmon dengan total berat sekitar 70 gram.

Meski begitu, pemilik tetap terbuka terhadap masukan. Ia berjanji akan menginstruksikan pegawai agar lebih memperhatikan ukuran porsi, sekaligus mengontrol suhu saat memasak salmon agar tampilan dan cita rasa hidangan bisa lebih maksimal.

(adr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads