Duh! Tren Aneh di TikTok Muncul Lagi, Sekarang Makan Pot Tanah Liat

Duh! Tren Aneh di TikTok Muncul Lagi, Sekarang Makan Pot Tanah Liat

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 19 Apr 2026 17:00 WIB
Tren Aneh di TikTok, Makan Pot Tanah Liat.
Foto: TikTok
Jakarta -

Tren makanan ekstrem kembali viral di media sosial. Di TikTok saat ini muncul tren makan pot dari tanah liat yang diberi taburan bumbu.

TikTok kini menjadi gerbang munculnya banyak tren kuliner sampai makanan yang viral dari berbagai negara. Tak hanya itu, TikTok juga jadi tempat munculnya tren makanan aneh yang bahkan terbilang ekstrem.

Dilansir dari NYPost (18/04/2026), baru-baru ini muncul tren baru di TikTok di mana sejumlah pengguna terlihat mengonsumsi pot mini berbahantanah liat yang diberi perasan jeruk nipis dan taburan bumbu. Wadah ini seolah menjadi camilan renyah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tren ini dipopulerkan pertama kali oleh kreator konten Janeth Herrera yang mengaku mulai ngidam makan tanah saat hamil.

"Mari makan camilan malam," ujarnya dalam salah satu videonya di TikTok. Ia kemudian terlihat memakan pot tanah liat ukuran kecil.

ADVERTISEMENT
Tren Aneh di TikTok, Makan Pot Tanah Liat.Tren Aneh di TikTok, Makan Pot Tanah Liat. Foto: TikTok

Video tersebut ditonton jutaan kali dan memicu beragam reaksi. Sebagian netizen mengaku penasaran dan ingin mencoba, sementara lainnya merasa aneh dengan kebiasaan tersebut.

Fenomena ini bahkan membuat permintaan pot tanah liat mini meningkat di sejumlah platform toko online.

Menurut ahli gizi Amy Shapiro, keinginan mengonsumsi benda non-makanan seperti tanah hingga debu dikenal sebagai pica. Pica merupakan salah satu gangguan makan yang banyak dialami orang.

"Keinginan mencicipi benda non-makanan seperti tanah liat dikenal sebagai pica, yang terkadang terkait dengan kekurangan zat besi atau nutrisi lain, terutama selama kehamilan," jelasnya. Meski demikian, ia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan standar belum tentu mencerminkan kondisi nutrisi secara menyeluruh.

Pendapat serupa disampaikan psikiater Dr. Alison Hermann dari NewYork-Presbyterian dan Weill Cornell Medicine. Ia menjelaskan bahwa praktik mengonsumsi tanah atau tanah liat juga dikenal sebagai geofagia dalam beberapa budaya.

Tren Aneh di TikTok, Makan Pot Tanah Liat.Tren Aneh di TikTok, Makan Pot Tanah Liat. Foto: TikTok

"Ada praktik budaya yang disebut geofagia, di mana konsumsi tanah atau tanah liat dipercaya memiliki manfaat kesehatan atau spiritual," ujarnya. Namun, ia mengingatkan bahwa praktik tersebut tetap berisiko, terutama bagi ibu hamil.

Para ahli juga mengingatkan bahwa klaim manfaat kesehatan dari konsumsi tanah liat belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Shapiro menilai mineral dalam tanah liat tidak mudah diserap tubuh.

"Meski mengandung mineral seperti kalsium atau zat besi, tanah liat bukan sumber nutrisi yang efektif," katanya.

Selain itu, risiko kesehatan yang ditimbulkan tidak sedikit. Dokter toksikologi Dr. Lauren Shawn menyebut bahwa produk tanah liat, meski berlabel 'food grade', belum tentu aman.

"Anda bergantung pada produsen tanah liat untuk memastikan produk bebas dari kontaminan berbahaya seperti logam berat atau pestisida," jelasnya.

Konsumsi tanah liat juga berpotensi menyebabkan gangguan pencernaan, penyumbatan usus, hingga merusak gigi.

Para ahli menyarankan agar orang-orang, khususnya pengguna TikTok, tidak mengikuti tren ini tanpa pertimbangan medis. Sebab risiko yang ditimbulkan dari makan tanah liat jauh lebih besar dibanding manfaat yang belum terbukti secara ilmiah.



(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads