Meski menyegarkan, minum kopi tak boleh sembarangan. Ada waktu-waktu yang direkomendasikan agar efeknya maksimal dan tak mengganggu kesehatan.
Bagi banyak orang, minum kopi adalah ritual wajib di pagi hari. Bahkan, tak sedikit yang langsung menyeduh secangkir kopi begitu bangun tidur.
Ternyata pengaruh minum kopi tak hanya dari kafeinnya saja, tetapi waktu yang tepat juga bisa menentukan efek setelahnya. Bukan hanya soal berapa banyak yang diminum, melainkan juga kapan kamu mengonsumsinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Wired, (31/3/2026), banyak orang selama ini minum kopi di waktu yang kurang tepat sehingga justru memicu rasa gelisah, energi naik turun, hingga gangguan tidur. Padahal, dengan timing yang benar, minum kopi bisa meningkatkan fokus dan produktivitas.
Baca juga: Adu Legit 3 Es Krim Cokelat Ekonomis hingga Premium, Mana Lebih Worth It?
Minum kopi tepat setelah bangun tidur dapat mengganggu hormon kortisol tubuh. Foto: iStock |
Salah satu kesalahan paling umum adalah minum kopi terlalu cepat setelah bangun tidur. Secara alami, tubuh kita memproduksi hormon kortisol yang membantu kita merasa waspada dalam jumlah tinggi di pagi hari sekitar pukul 7-8 pagi.
Jika langsung minum kopi saat kadar kortisol sedang tinggi, efeknya justru bisa berlebihan. Alih-alih merasa segar, tubuh akan mengalami jantung berdebar, cemas, bahkan "crash" energi di siang hari.
Oleh karena itu, para ahli menyarankan untuk menunda minum kopi sekitar satu jam setelah bangun tidur. Sehingga kafein akan bekerja lebih optimal saat kadar kortisol mulai menurun, serta efeknya lebih stabil dan optimal.
Namun, aturan ini tidak selalu berlaku untuk semua orang. Ritme tubuh atau circadian rhythm setiap orang berbeda.
Bagi mereka yang terbiasa bangun lebih siang tetapi harus bangun lebih pagi dari biasanya pada keadaan tertentu, minum kopi lebih cepat justru bisa membantu menyesuaikan energi tubuh dengan aktivitas harian. Selain soal waktu, kondisi perut juga penting diperhatikan.
Pastikan perut sudah terisi makanan padat dan tidak minum kopi melewati jam 3 sore. Foto: Instagram |
Minum kopi saat perut kosong bisa memicu masalah, mulai dari gangguan pencernaan hingga penurunan gula darah. Kafein merangsang pelepasan glukosa dari hati, tetapi jika cadangan energi tubuh sudah rendah sejak pagi, efeknya bisa membuat tubuh lemas dan gemetar.
Dibandingkan minum kopi dalam kondisi perut kosong, jauh lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan ringan terlebih dahulu. Misalnya seperti roti atau kacang sebagai makanan padat pada saat sarapan.
Jumlah asupan kopi juga tak bisa sembarangan. Waluapun menyegarkan kopi direkomendasikan untuk dikonumsi dalam batas aman sekitar 400 miligram per hari, atau setara dengan 3-4 cangkir kopi.
Selain itu batas waktu minum kopi juga perlu diperhatikan. Agar tidak mengganggu waktu dan kualitas tidur malam, minum kopi paling telat disarankan tidak melebihi pukul 3 sore.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN