Gaya Makannya Viral di Media Sosial, CEO McDonald's Akhirnya Buka Suara

Gaya Makannya Viral di Media Sosial, CEO McDonald's Akhirnya Buka Suara

Sonia Basoni - detikFood
Kamis, 09 Apr 2026 18:00 WIB
Gaya Makannya Viral di Media Sosial, CEO McDonalds Akhirnya Buka Suara
Foto: Site News
Jakarta -

Beberapa waktu yang lalu pimpinan McDonald's, Chris Kempczinski, viral usai caranya mencicipi Big Arch yang dianggap aneh. Akhirnya Chris buka suara terkait hal ini.

Nama Chris Kempczinski sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu usai dirinya mencicipi menu McDonald's terbaru yaitu Big Arch. Dalam video tersebut, gaya Chris yang dinilai kaku serta gigitan kecilnya pada burger memicu beragam komentar dari netizen.

Tak sedikit yang menyebut momen itu terasa tidak natural, bahkan banyak netizen yang menyindir Chris kalau sebenarnya dia enggan menyantap makanan dari perusahaannya sendiri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Chris buka suara dan meluruskan dugaan netizen tentang dirinya yang tak berdasar. Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal (06/04/2026), ia menjelaskan bahwa cara makannya di video itu tidak dibuat-buat.

Gaya Makannya Viral di Media Sosial, CEO McDonald's Akhirnya Buka SuaraGaya Makannya Viral di Media Sosial, CEO McDonald's Akhirnya Buka Suara Foto: Site News

"Ya, saya sering makan di McDonald's tiga sampai empat kali seminggu. Saya menyukai makanan (perusahaan) kami dan bangga dengan apa yang tim kami masak setiap hari," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Video yang diunggah pada akhir Februari itu awalnya dimaksudkan sebagai konten santai. Dalam tayangan tersebut, Kempczinski terlihat memegang burger Big Arch, memperkenalkannya sebagai produk dengan roti unik, lalu menggigitnya secara hati-hati sambil menyebut rasanya sangat enak. Namun, ekspresi dan gaya bicaranya justru dianggap tidak natural oleh banyak pengguna media sosial.

Tak hanya itu, beberapa kompetitor seperti Burger King dan Wendy's turut meramaikan situasi ini dengan respons bernada sindiran di media sosial.

Gaya Makannya Viral di Media Sosial, CEO McDonald's Akhirnya Buka SuaraGaya Makannya Viral di Media Sosial, CEO McDonald's Akhirnya Buka Suara Foto: Site News

Menu Big Arch sendiri merupakan produk edisi terbatas yang diluncurkan di oleh McDonald's Amerika Serikat pada awal Maret. Burger ini berisi dua patty daging sapi, saus khas, dan roti berukuran besar, dengan harga dari 6,9 USD (Rp 119.000) tergantung lokasi. Sebelumnya, produk ini sudah lebih dulu hadir dan cukup sukses di pasar Inggris dan Irlandia.

Chris turut menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan, termasuk perubahan perilaku konsumen yang semakin sensitif terhadap harga. Menurutnya, McDonald's terus berupaya menyeimbangkan antara menu terjangkau dan inovasi produk premium.

Ia mengakui bahwa media sosial memiliki peran besar dalam membentuk persepsi publik. "Kami mendengarkan semua masukan, baik yang positif maupun kritik, dan menggunakannya untuk menjadi lebih baik," katanya.

Meski begitu, menurut laporan dari manajemen McDonald's di Amerika, menu Big Arch ini justru diterima dengan baik oleh konsumen.



(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads