Kisah haru kakek di Madiun yang rutin dikirimi makanan oleh cucunya viral. Momen sederhana ini jadi kenangan berharga setelah sang kakek meninggal.
Kisah haru datang dari media sosial yang membuat banyak orang ikut tersentuh. Seorang kakek asal Madiun, Jawa Timur, viral setelah momen sederhana saat menerima kiriman makanan dari cucunya menjadi kenangan tak tergantikan.
Cerita ini dibagikan oleh akun @keketchrystal yang mengunggah dokumentasi sang kakek setiap kali menerima pesanan makanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam setiap pengantaran, kurir selalu mengabadikan foto sebagai bukti pesanan. Tanpa disadari, foto-foto tersebut kini menjadi potret penuh makna.
Kisah Haru Kakek di Madiun, Rutin Dikirimi Makanan oleh Cucu hingga Akhir Hayat Foto: Instagram/@keketchrystal |
"Seperti yang kalian lihat, 10 Maret 2026 jadi pengiriman terakhir untuk kakek selamanya. Senyum itu tidak pernah bohong," tulisnya dalam unggahan yang viral dan mengundang haru netizen.
detikFood kemudian menghubungi Ketty, pemilik cerita tersebut. Ia menceritakan kebiasaan mengirim makanan ini dilakukan oleh para cucu yang tinggal di luar kota.
"Saya domisili di Bekasi. Jadi cucu-cucu Mbah semuanya di luar kota, ada yang di Bekasi dan Bandung. Kami bergantian mengirim makanan," ujarnya kepada detikFood (9/4).
Pengiriman makanan biasanya dilakukan lewat layanan pesan antar seperti GoFood atau ShopeeFood. Frekuensinya pun tidak menentu, tergantung momen.
Kisah Haru Kakek di Madiun, Rutin Dikirimi Makanan oleh Cucu hingga Akhir Hayat Foto: Instagram/@keketchrystal |
"Kadang setiap weekend, kadang hari biasa. Bisa seminggu sekali atau di momen penting saat kami tidak bisa pulang ke Madiun, seperti ulang tahun atau Lebaran pertama," jelasnya.
Makanan yang dikirim pun bukan sembarang menu. Ada beberapa hidangan favorit sang kakek yang selalu jadi pilihan.
"Makanan favorit beliau itu ikan nila bakar, gurame bakar, martabak, sate ayam, kue putu, udang, dan sop buntut," tambah Ketty.
Kisahnya semakin menyentuh berkat cara keluarga mengenang momen tersebut. Ternyata, dokumentasi itu berasal dari tangkapan layar bukti pengantaran dari kurir.
"Cuma screenshot dari foto yang dikirim kurir sebagai bukti pesanan, kak," katanya.
Momen terakhir si kakek dikirimi makanan sebelum akhirnya berpulang. Foto: Instagram/@keketchrystal |
Namun, kebiasaan hangat ini kini hanya tinggal kenangan. Ketty mengungkapkan bahwa sang kakek telah meninggal dunia sekitar satu minggu sebelum Lebaran.
"Btw, Mbahku sekarang sudah meninggal. Satu minggu sebelum Lebaran. Beliau ditabrak motor saat menyeberang ke masjid waktu mau tarawih," ungkapnya.
Kepergian itu terasa semakin mengharukan karena keluarga sebenarnya telah menyiapkan momen kebersamaan.
"Padahal kami sudah renovasi kamar mandi beliau, biar saat Lebaran keluarga besar bisa kumpul dengan nyaman," lanjutnya.
Setelah kepergian sang kakek, keluarga mulai membuka kembali kenangan-kenangan lama, termasuk kebiasaan mengirim makanan tersebut.
"Setelah beliau meninggal, kami sekeluarga membuka aktivitas yang dulu biasa kami lakukan. Ternyata banyak memori indah, akhirnya aku post," tutup Ketty.
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN