Ketahuan masak daging anjing untuk dikonsumsi di rumah, pria Thailand ini harus berurusan dengan pihak berwajib. Begini kronologinya.
Konsumsi daging anjing, meski mengundang pro dan kontra, memang hal yang lumrah di beberapa negara di Asia. Namun kini peraturannya diperketat dan banyak negara sudah melarang, bahkan memberikan sanksi hukuman bagi orang-orang yang masih mengonsumsi daging anjing.
Aksi inilah yang membuat seorang pria berusia 49 tahun ditangkap aparat kepolisian di wilayah Udon Thani, Thailand. Ia kedapatan memasak daging anjing di rumahnya. Penangkapan ini bermula dari unggahan di media sosial yang kemudian viral dan memicu perhatian publik serta aparat penegak hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Thaiger (06/03/2026), polisi dari Subdistrik Huai Luang mendatangi kediaman pria yang diketahui bernama Gok pada 2 April lalu sekitar pukul 11.00 waktu setempat.
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati Gok tengah memasak daging dalam sebuah panci untuk diolah menjadi hidangan lokal bernama hyoi. Saat diperiksa, Gok mengakui bahwa daging tersebut berasal dari seekor anjing.
Ketahuan Masak Daging Anjing di Rumah, Pria Ini Langsung Ditangkap Polisi! Foto: Site News |
Kepada polisi, Gok menjelaskan bahwa anjing tersebut sudah mati setelah tertabrak kendaraan. Jadi, bukan ia sengaja menyembelih untuk memakannya.
Gok mengaku awalnya diminta oleh pemilik anjing untuk menguburkannya dengan imbalan sebotol minuman keras lokal. Namun, ia justru membawa bangkai hewan tersebut ke rumah dan memasaknya.
"Saya pernah makan daging anjing sebelumnya dan menyukai rasanya," ujar Gok kepada petugas, seraya mengakui bahwa tindakannya melanggar hukum, meski ia bersikeras tidak membunuh hewan tersebut.
Kasus ini pertama kali mencuat setelah seorang pengguna Facebook membagikan foto yang memperlihatkan potongan daging yang diduga daging anjing. Dalam unggahannya, pengguna tersebut mempertanyakan tindakan tersebut.
Ketahuan Masak Daging Anjing di Rumah, Pria Ini Langsung Ditangkap Polisi! Foto: Site News |
"Kalau tidak punya makanan, bekerja atau beli makanan seperti orang lain. Banyak daging babi, ikan, dan ayam. Biarkan anjing hidup," tulisnya.
Selain itu, netizen Thailand juga menuding bahwa pelaku (Gok) dikenal memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol dan narkoba. Dugaan ini terbukti setelah polisi melakukan tes urine yang menunjukkan hasil positif methamphetamine. Gok pun mengakui menggunakan narkotika tersebut sehari sebelumnya.
Polisi kemudian menyita barang bukti berupa daging yang telah dimasak dan menjerat pelaku dengan dua tuduhan, yakni kepemilikan dan penggunaan narkotika golongan 1 serta pelanggaran undang-undang kesejahteraan hewan di Thailand. Hingga kini, Gok masih ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN