Sering Ditambahkan, 7 Bahan Ini Justru Bikin Kopi Jadi Tak Enak

Ngopi Yuk!

Sering Ditambahkan, 7 Bahan Ini Justru Bikin Kopi Jadi Tak Enak

Diah Afrilian - detikFood
Kamis, 02 Apr 2026 07:00 WIB
Kopi susu bisa menggunakan susu rendah lemak atau full lemak.
Foto: iStock
Jakarta -

Meracik kopi dengan beragam campuran bisa membuatnya lebih enak. Namun ada beberapa bahan yang ternyata tak terlalu direkomendasikan karena bisa merusak rasa kopi.

Coffee bar di rumah kini jadi tren. Bukan hanya soal estetika, melainkan juga pengalaman menikmati kopi yang lebih personal. Namun, banyak orang tanpa sadar mengisi coffee bar mereka dengan bahan-bahan yang tak semestinya ditambahkan ke dalam kopi.

Efeknya bahan campuran tersebut bisa merusak rasa, kualitas, bahkan kesehatan. Padahal, kopi yang baik tidak membutuhkan tambahan berlebihan untuk terasa nikmat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alih-alih memperkaya rasa, beberapa bahan justru menutupi karakter asli kopi, membuat teksturnya aneh, atau bahkan berdampak buruk bagi tubuh. Walaupun banyak disukai, tetapi ada beberapa bahan yang sebaik diminimalisir jika ingin menikmati rasa asli dari kopi.

ADVERTISEMENT

Dilansir dari Tasting Tables, berikut 7 bahan yang sebaiknya tak dicampur ke dalam kopi:

Kopi susu santanKrimer pada kopi ternyata dapat menutupi rasa asli kopi yang sudah enak. Foto: Getty Images

1. Krimer

Krimer instan memang praktis dan populer, tetapi sering kali mengandung bahan tambahan seperti minyak terhidrogenasi, pengental, hingga zat kimia lain. Kandungan ini tidak hanya mengurangi kualitas rasa kopi, tetapi berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan.

Krimer buatan cenderung menutupi profil rasa asli kopi. Alih-alih menikmati kompleksitas rasa biji kopi, justru rasa 'palsu' dari kopi akan menjadi lebih dominan.

2. Pemanis Buatan

Pemanis buatan sering dianggap solusi rendah kalori. Faktanya pemanis buatan justru dapat merusak keseimbangan rasa kopi. Rasa sintetisnya cenderung terlalu kuat dan tidak menyatu dengan karakter kopi yang kompleks.

Selain soal rasa, penggunaan jangka panjang juga menjadi perhatian dari sisi kesehatan. Jika ingin menambahkan rasa manis, gula alami atau madu dalam jumlah yang sedikit.

3. Sirup Bebas Gula

Label 'bebas gula' sering menipu. Banyak sirup jenis ini tetap mengandung bahan kimia seperti pemanis buatan dan zat tambahan lain.

Hasilnya, kopi terasa seperti minuman kemasan, bukan racikan segar dari biji kopi berkualitas. Selain itu, sirup semacam ini sering kali meninggalkan aftertaste yang cukup aneh.

4. Bubuk Protein

Menambahkan bubuk protein ke dalam kopi mungkin terdengar praktis, terutama bagi pegiat kebugaran yang butuh asupan protein tinggi. Namun, dari sisi rasa dan tekstur, ini adalah kombinasi yang kurang ideal.

Bubuk protein dapat membuat kopi menjadi kental, menggumpal, dan sulit diminum. Bahkan, keseimbangan rasa kopi bisa hilang sepenuhnya karena teksturnya berubah drastis.

5. Susu Beras

Di antara berbagai alternatif susu nabati, susu beras termasuk yang kurang cocok untuk kopi. Terutama jika ingin dicampurkan ke dalam minuman seperti latte atau cappuccino.

Kandungan proteinnya yang rendah membuatnya sulit menghasilkan tekstur creamy yang diharapkan. Akibatnya, kopi terasa lebih encer dan kurang pekat.

Cup of black coffee with a slice of lemon on a grey tablecloth, selective focusPenambahan bahan dengan karakter asam dapat mememgaruhi keseimbangan rasa kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Ramann

6. Bahan yang Asam

Menambahkan bahan yang asam seperti lemon atau buah beri ke dalam kopi mungkin terdengar unik. Tetapi sering kali justru merusak minuman.

Kombinasi ini dapat menyebabkan susu menggumpal dan menghasilkan tekstur yang tidak menarik. Kopi sendiri sudah memiliki tingkat keasaman alami, sehingga tambahan asam sering kali membuat rasanya terlalu tajam.

7. Campuran Tinggi Gula

Minuman kopi modern sering dipenuhi topping seperti whipped cream, saus manis, dan campuran instan. Meski terlihat menarik, bahan-bahan ini biasanya tinggi gula dan mengandung berbagai aditif.

Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan asupan gula harian secara signifikan dan mengurangi manfaat kopi itu sendiri. Bahkan, minuman kopi bisa berubah menjadi makanan penutup daripada minuman.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (dfl/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads