5 Penemuan Alat Masak Paling Berpengaruh Sepanjang Masa

5 Penemuan Alat Masak Paling Berpengaruh Sepanjang Masa

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 29 Mar 2026 10:00 WIB
Closeup of fried rice being cooked in wok
Foto: Getty Images/iStockphoto/Serge_Bertasius
Jakarta -

Dalam dunia kuliner, makanan yang kita nikmati hari ini tidak lepas dari peran berbagai inovasi alat masak yang terus berkembang sejak ribuan tahun lalu. Dari oven hingga microwave, begini kisahnya.

Sejak manusia pertama kali mengenal api, kebutuhan untuk mengolah makanan dengan cara yang lebih praktis, cepat, dan efisien terus mendorong lahirnya berbagai penemuan baru.

Beberapa alat bahkan tidak hanya mempermudah proses memasak, tetapi juga mengubah kebiasaan makan banyak orang di berbagai belahan dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagian besar alat tersebut masih digunakan hingga sekarang, meski sudah mengalami banyak perubahan. Dari peralatan tradisional hingga teknologi modern, semuanya berperan besar dalam membentuk industri kuliner seperti yang kita kenal saat ini.

Dilansir dari Mental Floss (27/03/2026), berikut lima inovasi alat masak dam alat makan yang mengubah sejarah industri kuliner dunia:

ADVERTISEMENT

1. Wok

Sejarah Wajan Andalan Tukang Nasi Goreng yang Berasal dari ChinaWajan Wok yang Berasal dari China Foto: Getty Images/Alex Liew


Wajan cekung atau wok menjadi salah satu penemuan paling berpengaruh dalam sejarah kuliner dunia. Peralatan masak yang berasal dari China ini rupanya sudah digunakan sejak sekitar 3.000 tahun lalu dan masih dipakai hingga sekarang.

Bentuknya yang cekung dengan permukaan luas membuat satu alat ini bisa digunakan untuk berbagai teknik memasak, mulai dari menumis, merebus, mengukus, hingga menggoreng.

Wok juga dikenal menghasilkan rasa khas yang sering disebut "wok hei", yaitu aroma dan cita rasa yang muncul ketika bahan makanan dimasak dengan suhu sangat tinggi. Inovasi sederhana ini terbukti mengubah cara manusia mengolah makanan, sekaligus melahirkan banyak hidangan populer yang hingga kini masih dinikmati di berbagai negara.

2. Oven

Ilustrasi ovenIlustrasi oven Foto: Getty Images/brizmaker

Penemuan oven menjadi tonggak penting yang mengubah cara manusia memasak makanan. Jika sebelumnya manusia hanya mengandalkan api terbuka, oven memungkinkan proses memasak berlangsung lebih merata dan terkontrol.

Oven tertua diperkirakan sudah ada sejak 30.000 tahun lalu di kawasan Eropa Tengah. Pada masa itu, oven dibuat dengan menggali tanah dan melapisinya dengan batu yang mampu menghantarkan panas.

Metode ini membuat makanan matang perlahan dan lebih mudah dicerna. Seiring perkembangan zaman, oven terus mengalami perubahan, mulai dari oven berbahan kayu, oven gas, hingga oven listrik. Hingga kini, oven tetap menjadi salah satu peralatan utama dalam industri kuliner modern, terutama untuk memanggang roti, kue, dan berbagai hidangan panggang lainnya.

3. Mircowave

ilustrasi microwaveilustrasi microwave Foto: Getty Images/Kanawa_Studio

Tak kalah penting dari oven, Microwave termasuk ke dalam inovasi modern yang paling mengubah kebiasaan memasak banyak orang di dunia. Penemuan ini bermula pada 1945 ketika seorang insinyur dari Raytheon Company, Percy LeBaron Spencer, menyadari bahwa cokelat di sakunya meleleh saat berada di dekat alat penghasil gelombang mikro.

Dari kejadian sederhana tersebut, lahirlah ide bahwa gelombang mikro dapat digunakan untuk memanaskan makanan dengan cepat. Pada tahun yang sama, ia kemudian mengajukan paten untuk oven microwave.

Sejak saat itu, microwave berkembang menjadi peralatan dapur yang sangat populer karena mampu memanaskan makanan dalam waktu singkat. Inovasi ini juga mengubah gaya hidup modern yang menuntut segala sesuatu serba praktis dan cepat.

4. Kulkas Kuno

Sistem pendingin makanan atau kulkas juga menjadi penemuan penting yang berpengaruh besar dalam dunia kuliner. Jauh sebelum kulkas modern ditemukan, manusia sudah berusaha mencari cara untuk menjaga makanan tetap segar.

Sekitar 3.000 tahun lalu, masyarakat China sudah mengumpulkan es dan menyimpannya untuk mendinginkan makanan. Cara serupa juga dilakukan oleh masyarakat Mesir, India, Yunani, hingga Romawi.

Salah satu sistem pendingin kuno yang paling terkenal berasal dari Persia, yaitu bangunan bernama yakhchal yang mampu menyimpan es di tengah iklim gurun yang panas. Penemuan ini memungkinkan makanan bertahan lebih lama dan membuka jalan bagi berbagai jenis hidangan yang membutuhkan bahan segar hingga saat ini.

5. Spork

Ramen Spork Bikin Makan Ramen Makin Gampang dan PraktisInovasi Spork.

Spork merupakan gabungan dari spoon (sendok) dan fork (garpu) mungkin terlihat sederhana, tetapi alat makan ini juga menjadi salah satu inovasi yang berpengaruh dalam sejarah kuliner.

Spork merupakan gabungan antara sendok dan garpu yang pertama kali dipatenkan oleh dokter asal Amerika Serikat, Samuel W. Francis, pada 1874. Meski awalnya tidak langsung populer, spork mulai banyak digunakan pada 1950-an ketika material plastik semakin mudah diproduksi.

Bentuknya yang praktis membuat spork sering digunakan dalam berbagai situasi, mulai dari makanan cepat saji hingga kegiatan makan di luar ruangan. Inovasi kecil ini menunjukkan bahwa perubahan besar dalam dunia kuliner tidak selalu berasal dari teknologi rumit, tetapi juga dari ide sederhana yang memudahkan manusia saat makan.

Halaman 2 dari 2
(sob/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads