10 Makanan Tertua di Dunia yang Masih Bertahan Hingga Sekarang

10 Makanan Tertua di Dunia yang Masih Bertahan Hingga Sekarang

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Kamis, 26 Mar 2026 06:00 WIB
hummus
Foto: iStock
Jakarta -

Makanan bukan sekadar santapan, tapi juga bagian dari sejarah panjang manusia. Beberapa hidangan bahkan sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan masih dikonsumsi hingga sekarang.

Makanan punya jejak panjang di dunia. Beberapa bahkan sudah ada sejak ribuan tahun lalu hingga menjadi saksi dari perubahan generasi ke generasi.

Melansir dari Times of India (21/3) yang, berikut 10 hidangan tertua di dunia yang tetap bertahan sampai sekarang:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kheer

Kheer adalah puding beras khas India yang sudah disebut dalam teks Sanskerta kuno. Terbuat dari susu dan beras yang dimasak perlahan, hidangan ini telah disajikan selama ribuan tahun, baik di rumah maupun dalam ritual keagamaan.

2. Hummus

hummus milkshakehummus menjadi salah satu makanan tertua di dunia. Foto: istimewa

Hummus berasal dari Timur Tengah dan telah dikenal sejak abad pertengahan. Terbuat dari kacang arab, wijen, minyak zaitun, dan lemon, hidangan ini bertahan karena rasanya yang seimbang dan mudah disesuaikan di berbagai budaya.

ADVERTISEMENT

3. Tamales

Tamales sudah ada sejak peradaban Mesoamerika seperti Aztec dan Maya. Dibungkus daun jagung dan dikukus, makanan berbahan adonan jagung ini dulu menjadi bekal praktis bagi prajurit dan pelancong.

4. Congee

Congee adalah bubur nasi dari China yang telah dikonsumsi lebih dari 2.000 tahun. Hidangan ini bisa disajikan polos atau dengan tambahan lauk, dan sering diberikan untuk orang sakit hingga lansia.

5. Roti Pipih Kuno (Flatbread)

Roti pipih sudah ada sejak sekitar 3000 SM di Mesir kuno. Roti ini dibuat dari campuran biji-bijian dan air yang dipanggang di atas batu panas. Hingga kini, berbagai variasi roti pipih masih menjadi bagian penting dari banyak budaya di seluruh dunia.

6. Pasta

Close up of plates with Tagliatelle al ragu - long, flat egg pasta with a meat sauce or Bolognese sauce and parmesan cheese, served with rosemary. Pasta juga punya akar di masa romawi kuno. Foto: Getty Images/Olga Mazyarkina

Pasta di Italia memiliki akar dari masa Romawi kuno. Bentuk awal pasta berupa adonan yang direbus telah dikenal sejak zaman tersebut. Seiring waktu, pasta berkembang menjadi berbagai bentuk dan jenis yang dikenal luas saat ini.

7. Injera

Injera adalah roti fermentasi khas Ethiopia yang dibuat dari tepung teff. Teksturnya berpori dan rasanya sedikit asam. Hidangan ini juga digunakan sebagai alas sekaligus alat makan, mencerminkan budaya makan bersama.

8. Garum

Garum adalah saus ikan fermentasi dari Romawi kuno. Meski bentuk aslinya sudah tidak digunakan, konsepnya masih hidup dalam berbagai saus fermentasi modern di Asia dan Mediterania.

9. Sushi

Sultan! Sushi Termahal di Dunia Ini Harganya Mencapai Rp 32 JutaSushi juga jadi makanan tertua.
Foto: The Richest

Sushi awalnya merupakan metode pengawetan ikan di Jepang dengan menggunakan fermentasi nasi. Seiring waktu, metode ini berkembang menjadi hidangan yang dikenal saat ini, dengan berbagai variasi dan penyajian modern.

10. Stew

Stew atau hidangan berkuah yang dimasak perlahan telah ada sejak zaman prasejarah. Manusia memasak berbagai bahan seperti daging, biji-bijian, dan sayuran dalam satu wadah untuk menghasilkan makanan yang mengenyangkan dan bergizi. Teknik memasak ini tetap digunakan hingga sekarang di berbagai budaya.




(Dita Aliccia Armadani/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads