Restoran cepat saji Jollibee kembali mencatatkan prestasi di kancah global setelah dinobatkan sebagai salah satu merek restoran terkuat di dunia pada 2026.
Berdasarkan laporan dari Brand Finance (17/03/2026), jaringan restoran cepat saji asal Filipina ini menempati posisi kelima, naik dari peringkat kesembilan pada tahun sebelumnya.
Pencapaian tersebut menempatkan Jollibee sebagai satu-satunya merek jaringan restoran dari Asia Tenggara yang berhasil masuk dalam daftar 25 besar merek terkuat di dunia. Jollibee kini sejajar dengan brand restoran global seperti McDonald's, KFC, Starbucks hingga Subway.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam laporan yang sama, Jollibee memperoleh skor 'Brand Strength Index (BSI)' sebesar 87,9 dari 100 dengan predikat AAA. Nilai ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan konsumen, loyalitas pelanggan, serta terjangkaunya harga makanan Jollibee untuk banyak orang.
Jollibee Tembus 5 Besar Brand Restoran Terkuat di Dunia Foto: Site Culinary/Visual |
Selain itu, nilai merek restoran Jollibee juga meningkat signifikan sebesar 32% menjadi sekitar 3,3 miliar USD (Rp 56 triliun) pada 2026, meski persaingan dengan merek global semakin ketat.
Brand Finance menilai keberhasilan Jollibee tidak lepas dari strategi ekspansi masif di berbagai kawasan, termasuk Asia, Amerika Utara, dan Timur Tengah. Kinerja tersebut dinilai mampu memperkuat prospek pendapatan di masa depan, sekaligus menjaga ekuitas merek Jollibee di pasar domestik.
"Ekspansi yang berkelanjutan sukses memperkuat ekspektasi pendapatan Jollibee, sekaligus mempertahankan kekuatan merek di pasar utama," demikian disampaikan dalam laporan tersebut.
Sebagai jaringan restoran cepat saji terbesar di Filipina, Jollibee sudah berkembang pesat sejak didirikan pada 1978. Dari awalnya hanya kedai es krim kecil, kini perusahaan ini memiliki lebih dari 1.700 gerai di seluruh dunia.
Jollibee Tembus 5 Besar Brand Restoran Terkuat di Dunia Foto: Site Culinary/Visual |
Menu khasnya yang menggabungkan cita rasa lokal di Filipina dengan konsep global, seperti ayam goreng renyah dan spaghetti manis, menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen di berbagai negara.
Managing Director Brand Finance Asia Pacific, Alex Haigh, menekankan bahwa kekuatan merek tidak hanya bergantung pada skala bisnis.
"Seiring konsumen semakin sensitif terhadap harga, menjaga kepercayaan, konsistensi, dan nilai yang dirasakan menjadi kunci mempertahankan kekuatan merek," ujarnya.
Pencapaian ini menunjukkan bahwa merek restoran asal Asia Tenggara mampu bersaing di tingkat global melalui strategi ekspansi, konsistensi kualitas, serta kedekatan budaya dengan konsumennya.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN