Taruh Pesanan Makanan di Lantai, Akun Ojol Ini Kena Suspend

Taruh Pesanan Makanan di Lantai, Akun Ojol Ini Kena Suspend

Riska Fitria - detikFood
Senin, 16 Mar 2026 15:30 WIB
Taruh Pesanan Makanan di Lantai, Akun Ojol Ini Kena Suspend
Foto: Stomps
Jakarta -

Akun sopir ojek online (ojol) ini kena suspend (penangguhan) setelah meletakkan pesanan nasi ayam dan laksa di lantai depan rumah pelanggan. Begini kronologinya.

Seorang pelanggan layanan pesan antar makanan ojol mengeluhkan pengalaman kurang menyenangkan saat menerima pesanannya.

Ia mendapati pesanan makanannya diletakkan di lantai depan rumah, padahal sudah menyediakan pengait khusus di gerbang untuk menggantung pesanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Insiden ini dialami oleh seorang pelanggan bernama Mikey di Singapura pada 26 Februari lalu, seperti yang dikutip dari Stomps (11/3).

Taruh Pesanan Makanan di Lantai, Akun Ojol Ini Kena SuspendTaruh Pesanan Makanan di Lantai, Akun Ojol Ini Kena Suspend Foto: Stomps

Ia memesan makanan melalui layanan GrabFood dengan harga sekitar SGD 30 (Rp 398 ribu). Pesanan tersebut terdiri dari menu populer seperti nasi ayam dan laksa udang.

ADVERTISEMENT

Mikey tinggal di unit rumah lantai dasar di kawasan barat kota, tapi ia tidak mengungkapkan alamat pastinya.

Ia mengatakan sudah menyiapkan dua pengait berwarna putih di gerbang rumahnya agar kurir bisa menggantungkan pesanan tanpa harus membuka gerbang.

Namun yang terjadi justru berbeda. Menurutnya, pengantar makanan membuka gerbang rumah dan meletakkan pesanan langsung di lantai depan pintu.

Taruh Pesanan Makanan di Lantai, Akun Ojol Ini Kena SuspendBukti pembayaran untuk pesanan online. Foto: Stomps

"Saya sudah memasang dua pengait putih di gerbang. Tapi kurir ini malah membuka gerbang dan menaruh makanan di lantai," ujar Mikey.

Ia juga menegaskan bahwa kurir seharusnya tidak membuka gerbang rumah tanpa izin atau instruksi dari pelanggan.

"Seharusnya mereka tidak membuka gerbang saya tanpa instruksi," tambahnya.

Mikey baru menyadari hal tersebut setelah mendengar bel pintu berbunyi dan segera keluar untuk mengambil pesanannya.

Saat itulah ia terkejut melihat makanan diletakkan langsung di lantai. "Begitu bel pintu berbunyi, saya langsung ke pintu dan kaget melihat makanan ada di lantai," katanya.

Ia juga merasa khawatir karena di sekitar rumahnya terdapat beberapa burung yang berkeliaran.

Hal itu membuatnya takut makanan tersebut bisa terkontaminasi atau bahkan dimakan oleh burung.

Menanggapi kejadian ini, pihak Grab menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan atas pengalaman yang tidak menyenangkan tersebut.

Mereka menegaskan bahwa kebersihan makanan merupakan hal yang sangat diperhatikan oleh perusahaan.

"Berdasarkan hasil penyelidikan kami, mitra pengemudi tidak melihat adanya pengait di gerbang," kata pihak Grab.

"Namun keputusan untuk meletakkan makanan di lokasi tersebut tetap melanggar pedoman kebersihan makanan kami," lanjut mereka.

Sebagai tindak lanjut, perusahaan memberikan sanksi kepada pengemudi tersebut. "Mitra pengemudi tersebut untuk sementara waktu kami nonaktifkan dan diwajibkan mengikuti pelatihan tambahan mengenai kebersihan makanan bersama Grab Captain," tutupnya.




(raf/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads