Jaringan restoran di Spanyol terpaksa mengganti nama karena kata "mafia". Penggunaan nama tersebut dianggap meromantisasi organisasi kriminal dan memicu protes dari pemerintah Italia.
Sebuah jaringan restoran di Spanyol terpaksa mengganti namanya setelah dianggap menampilkan citra positif tentang mafia. Keputusan tersebut muncul setelah adanya keberatan dari pemerintah Italia yang menilai penggunaan kata 'mafia' tidak pantas digunakan untuk tujuan komersial.
Melansir dari Oddity Central (06/03), jaringan restoran bernama La Mafia se sienta a la mesa atau yang berarti 'Mafia duduk di meja makan' diperintahkan untuk mengubah mereknya. Nama tersebut dianggap menggambarkan organisasi kriminal Italia dalam konteks yang positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan ini diambil oleh Kantor Paten dan Merek Dagang Spanyol setelah bertahun-tahun keberatan dari pemerintah Italia. Otoritas tersebut menilai bahwa nama restoran itu bertentangan dengan ketertiban umum dan moralitas karena dapat dianggap meromantisasi kelompok kriminal.
Sengketa ini sebenarnya sudah berlangsung lama. Pemerintah Italia telah mengajukan berbagai keberatan terhadap penggunaan kata mafia oleh jaringan restoran tersebut.
Mereka menilai penggunaan istilah itu dalam bisnis restoran dapat menyinggung korban kejahatan mafia serta orang-orang yang selama ini berjuang melawan organisasi kriminal tersebut.
Selain itu, penggunaan kata mafia juga dianggap dapat memberi kesan glamor terhadap kelompok kriminal yang dalam kenyataannya bertanggung jawab atas berbagai tindakan kekerasan dan kejahatan terorganisasi.
Sebelumnya, pada 2018, European Union Intellectual Property Office (EUIPO) juga telah memutuskan bahwa merek dagang tersebut tidak valid di tingkat Uni Eropa. Lembaga tersebut menilai nama restoran tersebut menyampaikan citra positif tentang mafia yang dapat menyinggung publik.
Meski begitu, pihak restoran membela penggunaan nama tersebut. Mereka menyatakan bahwa nama La Mafia se sienta a la mesa sebenarnya terinspirasi dari sebuah buku resep dengan judul yang sama.
Perusahaan juga berpendapat bahwa istilah mafia sering digunakan dalam budaya populer dan tidak selalu dimaksudkan sebagai referensi langsung terhadap organisasi kriminal.
Namun, otoritas Italia menegaskan bahwa mafia bukan sekadar simbol budaya populer. Menurut mereka, organisasi tersebut merupakan ancaman nyata yang masih terlibat dalam berbagai kegiatan kriminal.
Dengan adanya keputusan terbaru dari otoritas Spanyol, jaringan restoran tersebut kemungkinan harus melakukan rebranding atau mengganti nama usahanya. Meski demikian, pihak restoran masih mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN