Sambal goreng kentang ati jadi menu wajib Lebaran yang disajikan dengan ketupat dan opor. Ternyata hidangan ini punya sejarah panjang dan fakta menarik di Indonesia.
Lebaran identik dengan aneka hidangan khas yang selalu hadir di meja makan. Mulai dari ketupat, opor ayam, hingga lauk pedas gurih yang menggugah selera.
Di antara banyak menu tersebut, ada satu hidangan yang hampir tak pernah absen. Sambal goreng kentang ati kerap menjadi pelengkap favorit saat menyantap ketupat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balik kelezatannya, sambal goreng kentang ati ternyata punya sejarah panjang di Indonesia. Dikutip dari berbagai sumber, berikut fakta sambal goreng ati (hati).
1. Diduga Berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah
Sambal goreng ati untuk hidangan lebaran. Foto: iStock |
Salah satu cerita asal-usul sambal goreng kentang ati menyebutkan hidangan ini berkembang di Pekalongan, Jawa Tengah. Daerah ini dikenal sebagai tempat pertemuan berbagai budaya kuliner.
Konon, ada seorang perempuan di Pekalongan yang mencoba membuat sambal bergizi untuk keluarganya. Ia kemudian menambahkan kentang dan hati ayam ke dalam sambal yang dimasak.
Dari kreasi sederhana itu, lahirlah sambal goreng kentang ati yang kemudian menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Kini hidangan ini menjadi menu favorit dalam berbagai acara keluarga hingga Lebaran.
2. Dipengaruhi Teknik Masak Kuliner Tionghoa
Ada juga teori yang menyebutkan sambal goreng kentang ati mendapat pengaruh dari kuliner Tionghoa. Pengaruh ini muncul sejak pedagang Tionghoa datang ke Nusantara sebelum tahun 1900-an.
Mereka memperkenalkan teknik masak menumis bumbu dalam minyak sebelum dicampur bahan utama. Teknik ini kemudian diadaptasi menjadi metode memasak sambal goreng.
Beberapa sumber bahkan menyebut adanya hidangan Tionghoa bernama 'Ti Gong' yang mirip dengan sambal goreng hati. Dari sinilah muncul perpaduan teknik masak yang berkembang di Indonesia.
3. Sudah Tercatat dalam Naskah Jawa Kuno
Sambal goreng ati tercatat dalam Naskah Jawa Kuno. Foto: iStock |
Jejak hidangan sambal goreng ati ternyata sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Hal ini tercatat dalam naskah Jawa kuno Serat Centhini yang ditulis sekitar tahun 1814-1823.
Dalam naskah tersebut, disebutkan hidangan bernama 'sambel goreng rempel ati'. Menu ini dibuat dari hati dan ampela ayam yang dimasak dengan bumbu pedas.
Hidangan itu disajikan dalam berbagai acara seperti selametan, pernikahan, dan pertemuan keluarga. Tradisi tersebut masih bertahan hingga sekarang.
4. Jadi Menu Ikonik Saat Lebaran
Di Indonesia, sambal goreng kentang ati identik dengan perayaan Lebaran. Hidangan ini biasanya disajikan bersama ketupat, opor ayam, dan semur.
Tekstur kentang yang lembut dan hati yang gurih membuatnya cocok menjadi pelengkap makanan bersantan. Kombinasi rasa pedas dan manis juga membuat hidangan ini semakin nikmat.
Selain itu, sambal goreng kentang ati juga cukup tahan lama dibanding lauk bersantan lainnya. Karena itu banyak keluarga memasaknya sehari sebelum Lebaran.
5. Punya Banyak Variasi di Berbagai Daerah
Resep Sambal Goreng Ati Sapi Foto: iStock |
Seiring waktu, sambal goreng kentang ati berkembang menjadi berbagai versi. Setiap daerah punya tambahan bahan yang berbeda.
Ada yang menambahkan petai untuk aroma lebih kuat. Ada juga versi sambal goreng kentang krecek yang populer di Yogyakarta.
Selain itu, beberapa daerah menambahkan santan agar rasanya lebih gurih. Variasi ini menunjukkan betapa fleksibelnya hidangan sambal goreng dalam kuliner Indonesia.
Simak Video "Potensi Besar Kuliner Indonesia Masuk Pasar Internasional "
[Gambas:Video 20detik]
(raf/adr)




KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN