Kejadian Lagi! Tangan Penjual Jus Tebu Nyangkut di Mesin hingga 2 Jam

Kejadian Lagi! Tangan Penjual Jus Tebu Nyangkut di Mesin hingga 2 Jam

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Rabu, 11 Mar 2026 13:30 WIB
Mesin pemeras tebu
Foto: Getty Images/lisatop
Jakarta -

Insiden mengerikan dialami seorang penjual jus tebu di Singapura. Tangan pria lanjut usia dikabarkan terjebak di mesin pemeras tebu hingga dua jam sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.

Melansir dari Mothership (10/03), kejadian ini terjadi pada 9 Maret 2026 sekitar pukul 20.45 di Alexandra Village Food Centre, Singapura. Pemilik kios jus tersebut secara tidak sengaja memasukkan tangan kanannya ke dalam mesin pemeras tebu saat bekerja, sehingga tangannya terjepit di dalam alat tersebut.

Petugas dari Singapore Civil Defence Force (SCDF) menerima panggilan darurat sekitar pukul 21.00 malam. Tim pemadam kebakaran bersama spesialis penyelamatan dari Disaster Assistance and Rescue Team (DART) kemudian datang ke lokasi untuk melakukan operasi penyelamatan. Selama proses evakuasi, seorang paramedis SCDF memberikan obat pereda nyeri dan terus memantau kondisi vital korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim medis darurat dari National University Hospital (NUH) juga turut berada di lokasi untuk memberikan dukungan medis selama operasi berlangsung.

Menurut laporan media setempat, pria tersebut diperkirakan berusia sekitar 60 tahun dan telah berjualan di hawker centre (pusat jajanan kaki lima) selama lebih dari 10 tahun.

ADVERTISEMENT

Saat tangannya berhasil dikeluarkan dari mesin sekitar pukul 22.45, jari manis dan kelingking kanannya terlihat diperban. Beberapa anggota keluarga dan teman korban juga terlihat berada di depan kios selama proses penyelamatan berlangsung.

Korban tampak kesakitan ketika akhirnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Insiden Serupa Pernah Terjadi

Kecelakaan kerja yang melibatkan mesin pemeras tebu ternyata bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, seorang penjual minuman wanita juga mengalami kejadian serupa. Tangannya terjepit mesin pemeras tebu saat sedang bekerja.

Insiden ini terjadi di Clementi 448 Market & Food Centre, Singapura, pada Oktober tahun lalu. Saat itu, wanita tersebut berteriak meminta bantuan setelah tangan kanannya tersangkut di mesin.

Petugas penyelamat akhirnya harus membongkar mesin untuk mengeluarkan tangannya, dan proses tersebut juga memakan waktu sekitar dua jam sebelum korban berhasil dievakuasi.

Setelah berhasil dilepaskan, ia kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Insiden-insiden ini menjadi pengingat bahwa penggunaan mesin pengolah makanan, termasuk pemeras tebu, harus dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari kecelakaan kerja yang serius.

(adr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads