Digerebek di Hotel Saat Ramadan, Pasangan Ini Ketahuan Makan Mi Instan

Digerebek di Hotel Saat Ramadan, Pasangan Ini Ketahuan Makan Mi Instan

Dita Aliccia Armadani - detikFood
Minggu, 08 Mar 2026 17:00 WIB
Ilustrasi pasangan makan mie instan
Foto: Getty Images/Franci Leoncio
Jakarta -

Pasangan belum menikah di Johor digerebek petugas agama saat Ramadan. Di kamar hotel ditemukan mi instan setengah dimakan yang diduga disantap saat siang hari.

Sepasang pria dan wanita di Johor, Malaysia, digerebek petugas agama saat berada di kamar hotel pada siang hari pada bulan Ramadan. Keduanya diduga melakukan khalwat atau berduaan tanpa ikatan pernikahan.

Melansir dari Weird Kaya (03/03), peristiwa tersebut terjadi pada 2 Maret 2026 sekitar pukul 15.00 waktu setempat. Saat itu, petugas dari Jabatan Agama Islam Negeri Johor (JAINJ) tengah melakukan pemeriksaan rutin di sebuah hotel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika sampai di salah satu kamar, petugas mengetuk pintu dan menunggu selama kurang lebih lima menit sebelum akhirnya dibukakan oleh seorang pria.

Pria tersebut keluar dengan mengenakan kaus dan celana panjang. Ketika pemeriksaan dilanjutkan ke dalam kamar, petugas menemukan seorang wanita berada di kamar mandi dalam keadaan berpakaian lengkap. Dari situ, petugas mulai melakukan pengecekan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

Di atas meja kamar, terlihat semangkuk mi instan yang sudah setengah dimakan serta minuman kemasan yang hampir habis. Temuan ini memunculkan dugaan bahwa pasangan tersebut tidak berpuasa, mengingat penggerebekan dilakukan pada siang hari di bulan Ramadan.

Saat dimintai keterangan, keduanya mengaku belum menikah dan bekerja di Johor Bahru. Mereka menjelaskan bahwa tujuan menyewa kamar hotel adalah untuk membahas rencana pernikahan. Bahkan, menurut pengakuan mereka, biaya sewa kamar dibayar dengan cara menggabungkan gaji masing-masing.

Meski telah memberikan penjelasan, pasangan tersebut tetap ditahan atas dugaan pelanggaran khalwat sesuai ketentuan hukum syariah yang berlaku di wilayah Johor. Kasus ini kemudian akan diproses lebih lanjut di Mahkamah Syariah.

Kisah ini pun menjadi perbincangan di media sosial setelah diberitakan, terutama karena momen penggerebekan yang terjadi saat bulan Ramadan.

(adr/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads