Viral! Penampakan Kurma 100 Tahun yang Ditemukan dalam Kantong Kulit

Viral! Penampakan Kurma 100 Tahun yang Ditemukan dalam Kantong Kulit

Diah Afrilian - detikFood
Jumat, 06 Mar 2026 18:00 WIB
Viral! Penampakan Kurma 100 Tahun yang Ditemukan dalam Kantong Kulit
Foto: X/JMNewsNetwork_
Jakarta -

Sebuah temuan mengejutkan memperlihatkan kurma yang telah disimpan 100 tahun. Dikemas dengan kantong kulit, begini kondisinya setelah dibuka.

Penemuan benda masa lampau kerap menyimpan cerita tak terduga. Meski telah lama terlupakan, ketika kembali ditemukan, benda-benda tersebut menarik perhatian banyak orang.

Salah satunya temuan yang baru-baru ini menjadi perbincangan. Terlihat benda yang tersimpan ratusan tahun lalu ternyata masih mampu bertahan hingga sekarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir dari TikTok X/JMNewsNetwork_, (19/2/2026), penemuan sebuah kantong berbahan kulit menjadi sorotan. Kantong tersebut sudah tertutup selama 100 tahun.

ADVERTISEMENT
Viral! Penampakan Kurma 100 Tahun yang Ditemukan dalam Kantong KulitSebuah kantung yang tersimpan selama 100 tahun akhirnya dibuka. Foto: X/JMNewsNetwork_

Saat dibuka ternyata berisi kurma yang masih penuh dengan kondisi segar dan tidak rusak sama sekali. Temuan ini mengejutkan banyak orang karena menunjukkan bahwa metode penyimpanan sederhana di masa lalu bisa menjaga makanan dengan baik.

"Kantong kurma yang dibuka pertama kali setelah terlupakan di gudang selama kurang lebih 100 tahun," tulis keterangan video.

Dalam budaya Timur Tengah dan Afrika Utara, kantong kulit memang telah lama digunakan sebagai wadah untuk berbagai bahan makanan, termasuk kurma. Kulit hewan yang diproses dengan teknik tradisional memiliki sifat kuat dan cukup kedap udara.

Adapun kulit yang digunakan dalam video disebut-sebut berasal dari kulit kambing. Kurma sendiri dikenal sebagai salah satu buah yang memiliki daya simpan relatif lama.

Viral! Penampakan Kurma 100 Tahun yang Ditemukan dalam Kantong KulitTernyata isi di dalamnya adalah kurma yang hampir terlupkan di ruang penyimpanan. Foto: X/JMNewsNetwork_

Buah ini memiliki kandungan gula alami yang tinggi serta kadar air yang relatif rendah. Kombinasi tersebut membuat kurma lebih tahan terhadap pembusukan dibandingkan banyak buah segar lainnya.

Adapun ketahanan kurma tersebut tak terlepas dari pori-pori kantong kulit. Pori-porinya berukuran mikro yang menjaga suhu tetap stabil sehingga kurma tidak akan kering atau terlalu basah.

Kondisi kantong kulit yang lembap juga membuat kurma menghasilkan cairan yang dikenal sebagai madu atau sirup dari kandungan gula kurma itu sendiri. Kemudian madu kurma tersebut melapisi permukaan kurma.

Proses ini yang membuat kurma lantas memiliki tekstur yang lebih lembut. Bahkan terpapar suhu tinggi di Timur Tengah sekalipun tidak akan membuatnya menjadi kering dan tetap juicy.




(dfl/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads