Seorang WNI di Swiss bersama suaminya membagikan momen menyiapkan kegiatan bukber di Swiss. Mereka akan membuat perkedel sebanyak 200 buah untuk 100 orang.
Momen buka puasa bersama (bukber) di luar negeri ternyata juga bisa terasa meriah. Seperti yang dibagikan oleh seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dan suaminya dalam channel YouTube BranCha.
Dalam kegiatan bukber ini akan dihadiri 100 orang dari diaspora yang tinggal di Swiss. Pasangan beda negara ini diketahui akan menyiapkan perkedel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perkedel itu diperuntukkan untuk 100 orang yang hadir dalam momen buka puasa bersama itu. Sang suami yang bertugas menyiapkan bahan-bahannya di supermarket.
WNI bikin perkedel di Swiss untuk bukber 100 orang Foto: YouTube Brancha |
Baca Juga:
"Kita akan membuat 200 buah perkedel untuk acara pesta bukber di Swiss," ujar pemilik channel YouTube BranCha itu.
Ia membeli bahan-bahan yang telah diinstruksikan sang istri. Mulai dari membeli 7 kilogram kentang, beberapa ikat daun bawang, hingga bumbunya.
Setelah berbelanja, suami dari WNI itu menjabarkan harga bahan itu satu per satu. Total untuk membuat perkedel sebanyak 200 buah itu menghabiskan dana Rp 440.000.
Tentu saja harga tersebut terbilang mahal dengan lonjakan inflasi. Sebelumnya, suami dari WNI ini mengatakan kalau harga bahan makanan di Swiss memang terbilang mahal, karena negara ini termasuk yang memiliki biaya hidup tinggi.
Perkedel itu diolah sedemikian rupa. Mereka berdua juga yang membentuk perkedel itu menjadi ukuran sedang.
WNI bikin perkedel di Swiss untuk bukber 100 orang Foto: YouTube Brancha |
Keesokan harinya saat momen bukber itu berlangsung, mereka mulai menggoreng perkedel itu satu per satu. Perkedel itu dicelupkan terlebih dahulu ke dalam telur agar sajiannya lebih terasa gurih.
Ternyata, ini bukan kali pertama mereka menyiapkan perkedel dengan porsi banyak. Ini sudah tahun ketiga mereka menyuguhkan perkedel.
Sajian perkedel itu disukai banyak orang. Laris manis menjadi santapan yang lezat.
Momen buka puasa di luar negeri lain juga terlihat seru. Seperti war takjil di Korea Selatan yang menawarkan satu kedai makanan, lalu ada juga momen buka puasa di kampung muslim Inggris, dan lainnya.
Baca Juga:
(yms/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN