Ketahuan mencuri dua buah apel saat bekerja, juru masak ini harus kehilangan pekerjaannya. Aksinya ketahuan sang majikan yang memasang kamera CCTV berbasis AI nan canggih.
Pria bernama Pankaj asal India menarik perhatian di media sosial, setelah mengaku memasang kamera CCTV berbasis kecerdasan buatan (AI) di dapurnya untuk memantau kinerja juru masak (Asisten Rumah Tangga) yang ia pekerjakan.
Melalui unggahan di platform X pada 1 Maret 2026, ia menyebut sistem tersebut sebagai 'AI roommate' yang dipasang di atas lemari es dan diarahkan ke area memasak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam unggahannya, Pankaj menulis, "Juru masak saya mencuri buah dari kulkas saya, jadi saya memasang kamera berbasis AI roommate di dapur dan sistem itu menangkapnya saat ia mencuri buah."
Dipantau AI Saat Masak, Juru Masak Ini Dipecat usai Ketahuan Curi Buah Foto: Site News |
Pankaj menjelaskan bahwa kamera berbasis AI tersebut biasa memantau aktivitas dapur secara langsung dan akan mengirim notifikasi setiap kali ada barang yang diambil dari lemari es.
Selain itu, sistem tersebut juga menghasilkan laporan mingguan terkait aktivitas juru masak yang dipekerjakannya.
Pankaj mengklaim bahwa ia melatih sistem AI itu untuk mendeteksi apakah juru masak mencuci tangan sebelum memasak serta membersihkan meja dapur setelah selesai. Ia membagikan tangkapan layar percakapan dengan sistem AI tersebut.
Dalam salah satu percakapan, ketika Pankaj menanyakan apakah makanan disiapkan dengan benar, AI tersebut memberikan rincian per menit, termasuk waktu kedatangan juru masak, aktivitasnya membuka lemari es, hingga dugaan pengambilan dua buah apel yang disebut dimasukkan ke dalam tas.
Sistem tersebut juga melaporkan durasi memasak, frekuensi mencuci tangan, serta aktivitas lain di dapur. Dalam laporan mingguan yang dibagikan, sistem itu menuliskan bahwa juru masak tersebut beberapa kali membuka pintu kulkas sebelum memasak.
Dipantau AI Saat Masak, Juru Masak Ini Dipecat usai Ketahuan Curi Buah Foto: Site News |
Tak berhenti hingga di sana, sistem ini juga memberikan Pankaj data sejumlah buah yang hilang, serta evaluasi kebersihan dan durasi memasak. Di akhir laporan, sistem itu turut mencantumkan catatan mengenai gaji bulanan sebesar Rs 4.800 (Rp 890.000) yang dibayarkan kepada juru masak.
Dari laporan ini lah, Pankaj akhirnya memutuskan untuk memecat juru masak yang disewanya. Ia merasa juru masak tersebut tidak sesuai ekspektasinya.
Ke depannya ia juga berencana menambahkan fitur pendeteksi kebocoran gas, serta meningkatkan teknologi lainnya.
Unggahan itu memicu beragam tanggapan netizen. Ada yang setuju dengan sistem ini, tapiada juga yang merasa Pankaj terlalu berlebihan karena memecat juru masak hanya karena ia mencuri dua buah apel.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN