Penjual ini memutuskan untuk menutup kedai supnya yang terbilang legendaris. Meski ditawari Rp 6,6 miliar untuk melanjutkan usahanya, penjual ini tetap menolak! Kenapa ya?
Kabar penutupan kedai Authentic Mun Chee Kee King of Pig's Organ Soup di Singapura menarik perhatian banyak orang. Kedai yang sudah beroperasi selama 15 tahun itu terkenal dengan menu sup dengan isian jeroan babi yang digemari warga lokal.
Dilansir dari Mothership (02/03/2026), pemilik kedai Authentic Mun Chee Kee King of Pig's Organ Soup, David Tan, mengungkapkan bahwa ia menolak tawaran lebih dari S$500.000 (Rp 6,6 miliar) untuk menjual usahanya ke pihak ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasannya ternyata cukup sederhana. Ia mengaku ingin pensiun dan tidak ingin lagi bekerja atau berjualan makanan. Tan menyebut setidaknya ada lima kelompok pembeli yang berupaya mengambil alih bisnisnya dan ingin meneruskan usahanya.
Tak Tergiur Rp 6,6 Miliar! Pemilik Kedai Sup 15 Tahun Ini Pilih Pensiun Foto: Site Culinary/Visual |
Namun, seluruh tawaran itu mengharuskan dirinya tetap bekerja selama satu hingga dua tahun setelah penjualan untuk memastikan resep dan rasa makanan tidak berubah. Syarat tersebut tidak Tan setujui karena telah memiliki rencana pribadi untuk menikmati masa pensiun.
Tan yang kini berusia 60 tahun mengatakan bahwa ia berencana liburan ke China dan Amerika Selatan setelah menutup usahanya. Ia menilai pekerjaannya selama ini tidak pernah benar-benar berhenti, sehingga keputusan terbaik adalah menutup kedai secara permanen. Authentic Mun Chee Kee King of Pig's Organ Soup resmi berhenti beroperasi pada 28 Februari lalu setelah berjualan sekitar 15 tahun.
Selain alasan pensiun, keputusan penutupan juga dipengaruhi oleh penurunan penjualan. Setelah direlokasi dari lokasi awalnya pada April 2024, bisnis sup jeroan babi itu tersebut mengalami penurunan penjualan hingga 35%.
Tak Tergiur Rp 6,6 Miliar! Pemilik Kedai Sup 15 Tahun Ini Pilih Pensiun Foto: Site Culinary/Visual |
Sebelumnya, kedai ini menempati ruko di 207 Jalan Besar sejak 2011 hingga 2024. Namun, setelah dilakukan inspeksi oleh Building and Construction Authority pada 2024, Tan diwajibkan mengosongkan tempat tersebut karena fondasi bangunan memerlukan perbaikan.
Kedai supnya kemudian pindah ke 65 Maude Road, yang berjarak sekitar empat menit dari lokasi lama. Meski tidak terpaut jauh, penjualan tetap merosot secara signifikan. Kondisi itu turut menambah bebannya di tengah kenaikan biaya operasional.
Setelah penutupan kedainya di 65 Maude Road, kios tersebut selanjutnya akan diambil alih oleh Ocean Curry Fish Head. Pemiliknya, Tay Cheng Siong yang berusia 70 tahun, merupakan sahabat dekat Tan. Tay memutuskan mengambil alih lokasi tersebut setelah mengetahui rencana penutupan dua bulan sebelumnya.
Sementara itu, beberapa karyawan lama Tan berencana melanjutkan usaha sup jeroan itu di Jurong West mulai bulan depan.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN