4 Makna Kurma dalam Islam, Buah Istimewa yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Ramadan Lezat 2026

4 Makna Kurma dalam Islam, Buah Istimewa yang Dianjurkan Rasulullah SAW

Riska Fitria - detikFood
Jumat, 27 Feb 2026 11:00 WIB
kurma
Foto: Getty Images/Malik Nalik
Jakarta -

Kurma merupakan makanan yang termasuk sunnah Rasulullah SAW. Buah manis ini dianjurkan jadi pola makan seimbang yang penuh berkah.

Bulan Ramadan identik dengan momen berbuka puasa yang hangat dan penuh kebersamaan. Salah satu sajian yang hampir selalu hadir adalah kurma dengan rasa manis alaminya.

Buah kecil ini kerap menjadi pilihan utama untuk membatalkan puasa. Selain praktis, kurma juga dikenal kaya nutrisi dan memberi energi instan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak sekadar makanan, kurma menyimpan makna spiritual yang dalam bagi umat Islam. Konsumsinya bahkan menjadi bagian dari sunnah Rasulullah SAW.

Dikutip dari Islamic Relief (7/8/24) berikut makna kurma dalam Islam:

1. Disebutkan 22 kali dalam Al-Qur'an

Bowl of dried dates on wooden background from top viewKurma disebut 22 kali dalam Al-Qur'an. Foto: Getty Images/iStockphoto/baibaz

Kurma memiliki keistimewaan dalam Islam, tak hanya sebagai buah bernutrisi, tetapi juga bagian dari sunnah. Buah ini disebut sebanyak 22 kali dalam Al-Qur'an, terutama dalam Surah Maryam.

ADVERTISEMENT

Dalam Surah Maryam ayat 23, Allah SWT memerintahkan Maryam AS untuk memakan kurma saat merasakan sakit menjelang kelahiran Nabi Isa AS.

Kurma diyakini memberi kekuatan dan ketenangan di tengah rasa nyeri persalinan. Ayat tersebut menggambarkan Maryam mengguncang pohon kurma hingga buahnya berjatuhan untuk dimakan.

Sejumlah penelitian modern juga membuktikan konsumsi kurma di akhir kehamilan berdampak positif bagi persalinan. Hal ini menegaskan hikmah di balik anjuran mengonsumsi kurma sejak dahulu.

2. Sejarah kurma dalam Islam

Kurma memiliki sejarah panjang dalam Islam dan kerap disebut dalam hadits sebagai makanan favorit Rasulullah SAW. Buah ini rutin dikonsumsi beliau sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Rasulullah SAW juga menekankan manfaat kurma, terutama untuk berbuka puasa. Dalam hadits riwayat Sunan At-Tirmidzi disebutkan, "Jika salah seorang di antara kalian berbuka, maka berbukalah dengan kurma."

Jika tidak mendapatkan kurma, Rasulullah SAW menganjurkan berbuka dengan air putih karena bersifat menyucikan. Anjuran ini menjadikan kurma identik dengan tradisi berbuka puasa umat Islam hingga kini.

3. Kurma Ajwa disebut paling spesial

7 Jenis Kurma Selain Medjool dan Ajwa, Tak Kalah Istimewa!Kurma Ajwa disebut spesial. Foto: Jakarta

Kurma ajwa memiliki keistimewaan tersendiri dalam Islam dan sering disebut dalam berbagai hadits. Buah ini dikenal memiliki khasiat perlindungan serta penyembuhan.

Dalam hadits riwayat Shahih Bukhari, Rasulullah SAW bersabda tentang keutamaan kurma ajwa. "Barang siapa makan tujuh butir kurma ajwa setiap pagi, ia tidak akan terkena racun dan sihir."

Keistimewaan ini menjadikan kurma ajwa sangat dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin. Selain bernilai ibadah, kurma ajwa juga dikenal kaya nutrisi dan manfaat kesehatan.

4. Cara makan kurma dalam Islam

Kurma dianjurkan sebagai menu utama saat sahur dan berbuka, bahkan Rasulullah SAW biasa mengonsumsi tiga butir kurma saat sahur. Kebiasaan ini menjadi teladan penuh makna.

Dalam hadits disebutkan kurma adalah sebaik-baik makanan sahur bagi seorang mukmin. "Sebaik-baiknya sahur seorang mukmin adalah kurma," (HR Abu Dawud, Ibnu Hibban, Baihaqi).

Di luar bulan Ramadan, beliau menganjurkan untuk makna kurma Ajwa sebanyak 7 butir setiap pagi. Kurma dapat dikonsumsi kapan saja sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Resep Kurma Cake dengan Siraman Toffee Sauce"
[Gambas:Video 20detik] (raf/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads