Dulu Ditolak, Kini Jadi Primadona! Ini Kisah Popcorn Jadi Camilan Wajib Bioskop

Dulu Ditolak, Kini Jadi Primadona! Ini Kisah Popcorn Jadi Camilan Wajib Bioskop

Sonia Basoni - detikFood
Jumat, 20 Feb 2026 10:00 WIB
Kisah Popcorn Jadi Camilan Wajib Bioskop
Foto: Site News/Archive
Jakarta -

Dari ladang jagung di kawasan Amerika hingga menjadi simbol tak terpisahkan dari layar lebar, popcorn menyimpan perjalanan panjang hingga bisa menjadi camilan di bioskop. Begini kisahnya!

Camilan berbahan dasar jagung ini bukan lahir dari industri perfilman, melainkan berkembang lebih dulu sebagai komoditas pertanian bernilai tinggi pada abad ke-19 di Amerika.

Inovasi teknologi membuat popcorn semakin mudah diproduksi dan dijual secara keliling, sebelum akhirnya menemukan pasar baru di depan bioskop yang ada di kota-kota di Amerika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat dipandang sebelah mata karena dianggap mengganggu citra mewah bioskop, camilan ini justru bangkit pada masa krisis ekonomi dan berubah menjadi sumber keuntungan utama. Bahkan setelah pandemi dan berbagai kontroversi kesehatan, keberadaannya tetap bertahan.

Dilansir dari CNN dan berbagai sumber (19/02/2026), berikut perjalanan popcorn dari abad 19 hingga di era modern.

ADVERTISEMENT

1. Sejarah Populernya Popcorn

Kisah Popcorn Jadi Camilan Wajib BioskopKisah Popcorn Jadi Camilan Wajib Bioskop Foto: Site News/Archive

Popcorn memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya identik dengan bioskop. Dalam buku 'Popped Culture: A Social History of Popcorn in America', penulis Andrew F. Smith menjelaskan camilan ini bukan camilan asli yang diciptakan di bioskop, melainkan bekal pelaut dari Amerika Selatan ke New England pada awal abad ke-19.

Sejak 1840-an, popcorn populer berkat alat pemanggang sederhana dan dijual di pasar malam hingga sirkus. Meski sempat ditolak pemilik teater karena dianggap mengotori karpet mewah, popcorn justru berjaya saat era Depresi Besar atau Great Depression di Amerika karena harganya murah.

Aromanya yang khas meningkatkan penjualan ketika mesin ditempatkan di lobi bioskop. Hingga kini, tradisi menonton film ditemani popcorn tetap bertahan. Bahkan membantu sejumlah bioskop bertahan saat pandemi.

2. Perkembangan Mesin Pembuat Popcorn

Kisah Popcorn Jadi Camilan Wajib BioskopKisah Popcorn Jadi Camilan Wajib Bioskop Foto: Site News/Archive

Jagung pernah menjadi komoditas unggulan di Nebraska, Iowa, dan Indiana hingga dijuluki emas di padang rumput. Pada abad ke-19, inovasi pengolahan jagung menjadi popcorn mulai berkembang. Tahun 1875, Frederick J. Myers mematenkan mesin pembuat popcorn.

Popularitasnya meningkat setelah pria bernama Charles Cretors di Chicago menciptakan mesin listrik ringan pada 1885 yang memungkinkan pedagang berjualan keliling. Delapan tahun kemudian, ia menyempurnakan alat tersebut dengan penambahan mentega dan garam otomatis.

Di era yang sama, Albert Dickinson Co dari Iowa memasarkan merek Big Buster dan Little Buster. Tahun 1892, James T. Nvoods mematenkan mesin pelapis gula agar popcorn lebih tahan lama. Frederick dan Lewis Rueckheim kemudian memperkenalkan Cracker Jack pada 1896, memadukan popcorn, kacang, dan molase.

3. Perjalanan Popcorn Jadi Camilan di Bioskop

popcorn refiil gratis di xxi cafepopcorn. Foto: Getty Images/andresr

Pada dekade 1920-1930, jumlah pengunjung bioskop di Amerika Serikat mencapai sekitar 25 juta orang per minggu. Melihat peluang tersebut, para pedagang makanan ringan yang biasa berjualan di acara olahraga dan festival mulai membuka lapak di luar gedung bioskop.

Siapa sangka, dulunya banyak bioskop awalnya menolak menjual camilan seperti popcorn karena khawatir merusak karpet mewah di lobi bioskop. Namun ketika era Great Depression, popcorn mula dilirik karena harganya yang murah.

Sejumlah bioskop bahkan menyewakan lobi kepada penjual popcorn. Keuntungan besar pun diraih pedagang, hingga akhirnya bioskop menjual paket tiket dan camilan. Hingga kini, margin keuntungan popcorn dilaporkan bisa mencapai 800-1.500%.

4. Popcorn Bantu Industri Bioskop Usai Pandemi

Kisah Popcorn Jadi Camilan Wajib BioskopKisah Popcorn Jadi Camilan Wajib Bioskop Foto: Site News/Archive

Industri bioskop menunjukkan pemulihan bertahap setelah pandemi COVID-19. Meski jumlah penonton di bioskop belum sepenuhnya kembali ke tingkat sebelum tahun 2020, tapi yang menarik adalah pembelian untuk makanan di bioskop justru meningkat.

Analis Wedbush, Alicia Reese, menilai tren ini awalnya dipicu kebutuhan masyarakat untuk kembali menikmati hiburan di luar rumah. Namun, kebiasaan tersebut ternyata bertahan dan terus tumbuh. Kondisi ini menguntungkan pengelola bioskop karena pendapatan tiket umumnya dibagi rata dengan studio film, sehingga margin keuntungan terbatas.

Sebaliknya, penjualan makanan seperti popcorn dan minuman menjadi penopang utama. Sekitar sepertiga pendapatan jaringan bioskop besar di Amerika seperti AMC dan Cinemark berasal dari penjualan makanan dan minuman.

Lebih dari 80% pendapatan tersebut merupakan laba dari penjualan popcorn, terutama karena biaya produksi popcorn relatif rendah dibandingkan harga jualnya yang lebih tinggi di dalam bioskop.


5. Kontroversi Popcorn di Era Modern

Kisah Popcorn Jadi Camilan Wajib BioskopKisah Popcorn Jadi Camilan Wajib Bioskop Foto: Site News/Archive

Pada 2008, sebuah studi mengungkap bahwa diacetyl, zat kimia yang digunakan sebagai perisa mentega buatan pada popcorn berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serius. Konsumsinya disebut bisa memicu kerusakan paru-paru dan dikaitkan dengan risiko Alzheimer.

Selain itu, kemasan popcorn microwave diketahui pernah dilapisi asam perfluorooctanoic (PFOA), senyawa yang berhubungan dengan gangguan pernapasan yang kemudian populer disebut sebagai paru-paru popcorn.

Beberapa tahun setelahnya, tepatnya pada 2013, AdAge melaporkan minat konsumen terhadap popcorn microwave mulai menurun. Pertumbuhannya kalah dibandingkan produk siap santap lainnya di Amerika. Meski begitu sampai sekarang popcorn tetap digemari di seluruh dunia, bahkan jadi camilan wajib yang ada di bioskop berbagai negara.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Rasakan Kreasi Menu di Dunia Wonderland ala Mie Sedaap Ini!"
[Gambas:Video 20detik] (sob/adr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads