Seorang pengemudi ojol mengeluhkan pelanggan yang enggan bayar tas belanja. Ia merasa tak sepadan mengambil pesanan tersebut karena ongkos kirimnya juga kecil.
Saat proses pesan makanan online, pengemudi ojek online (ojol) dan pelanggan sering mengalami kendala. Komunikasi dua arah dan saling pengertian menjadi kunci agar kendala tersebut dapat terselesaikan.
Namun, ada saja pelanggan yang enggan pengertian. Mereka menolak bayar lebih untuk pesanannya sendiri, seperti yang dikeluhkan pengemudi ojol bernama Putra Simanjuntak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang pengemudi ojol menolak pesanan pelanggannya hanya gegara tas belanja. Foto: TikTok/putra.simanjuntak138 |
Dilansir dari akun TikTok @putra.simanjuntak138, (18/2/2026), ia mengeluhkan perilaku pelanggan yang tak mau membayar tas belanja untuk pesanannya sendiri. Insiden ini berawal ketika Putra mendapat pesanan untuk mengantar makanan dari wilayah Penjaringan, Jakarta Utara.
"Pesanan HokBen yang ada di Penjaringan, harganya Rp 461.000 dan satu tas itu pihak resto minta Rp 3 ribu. Otomatis saya yang bayarin dulu. Saya konfirmasi sama pelanggan, dijawab 'Yaelah Rp 3 ribu doang'," ujarnya sambil menepuk jidat.
Putra merasa membayarkan tas untuk pelanggannya senilai Rp 3 ribu cukup merepotkan. Mengingat argo atau biaya pengantaran yang didapatkannya dari pihak aplikator juga hanya Rp 8.500.
Alhasil ia memilih untuk membatalkan pesanan tersebut. Putra mencantumkan tangkapan layar ketika ia membatalkan pesanan tersebut dengan alasan 'benda terlalu berat untuk diangkat.'
Ia menyebut pelanggannya menolak membayar, justru memintanya membelikan tas belanja tersebut. Foto: TikTok/putra.simanjuntak138 |
Dikonfirmasi oleh tim detikFood (18/2/2026), pesanan pelanggan itu berisi 10 kotak makanan. Setiap tas belanja hanya mampu menampung tiga kotak makanan saja, sehingga ada 1 tambahan tas belanja yang tak masuk dalam biaya pemesanan di aplikasi.
Keresahan yang diunggah pada media sosialnya lantas mengundang perhatian hingga videonya ditonton lebih dari 699 ribu kali. Sebagian orang sampai merasa iba dengan kejadian yang dialami oleh Putra.
"Harusnya biaya kemasan sudah dimasukkan sama pihak resto. Gimana sih resto. Tugas driver ya anter saja," ujar salah satu netizen.
"Kok bisa??? Padahal setiap pesen H*kb*n ada biaya ongkir, parkir, kemasan, layanan, dan pemesanan. Sampai nggak bisa berkata-kata, biayanya lebih gede daripada yang masuk (diterima) pengemudi ojol," timpal netizen lain.
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN