Di tengah pesatnya perkembangan industri kue modern, ada sejumlah bakery legendaris di dunia yang tetap bertahan melintasi ratusan tahun. Ini daftarnya!
Tempat-tempat ini bukan sekadar bakery biasa, melainkan saksi hidup sejarah, budaya, dan tradisi makan masyarakat setempat. Dari Eropa hingga Asia, beberapa bakery tertua di dunia masih setia menggunakan metode memanggang tradisional, seperti oven kayu dan fermentasi alami, yang diwariskan lintas generasi.
Ada bakery yang dahulu memasok roti untuk biara, rumah sakit, hingga keluarga kerajaan, dan kini menjadi tujuan wisata kuliner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya meski sudah berusia ratusan tahun, bakery-bakery ini tetap bertahan dan dicintai hingga sekarang.
Dilansir dari Oldest List (10/02/2026), inilah enam bakery tertua di dunia yang masih beroperasi dan menjaga warisan kuliner hingga hari ini.
1. StiftsbΓ€ckerei St. Peter (Salzburg, Austria)
Bakery Tertua di Dunia Foto: Site Culinary/Visual |
Didirikan pada 1163, StiftsbΓ€ckerei St. Peter dikenal sebagai toko roti tertua di Austria dan salah satu yang masih beroperasi paling lama di dunia. Berlokasi di dalam kompleks Biara St. Peter di Salzburg, bakery tertua di dunia ini sudah memproduksi roti selama lebih dari 8 abad atau sekitar 863 tahun.
Hingga kini StiftsbΓ€ckerei St. Peter masih menggunakan kincir air dan oven kayu tradisional, metode yang diwariskan lintas generasi. Salah satu produk ikoniknya adalah Michaelbrot, roti khas yang biasanya hadir saat perayaan tertentu.
Aroma roti yang keluar dari oven tua menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Bagi banyak orang, datang ke bakery ini tak sekadar membeli roti, tetapi juga merasakan langsung jejak sejarah kuliner Eropa yang masih terjaga dengan baik.
2. Hofpfisterei (Munich, Jerman)
Bakery Tertua di Dunia Foto: Site Culinary/Visual |
Hofpfisterei memiliki sejarah panjang sejak abad ke-14, tepatnya di tahun 1331. Dulunya bakery ini merupakan pemasok roti untuk keluarga kerajaan Bavaria.
Berbasis di Munich, bakery ini dikenal luas karena konsistensinya menjaga kualitas sekaligus menerapkan praktik ramah lingkungan jauh sebelum tren tersebut populer. Hofpfisterei menggunakan gandum organik dan proses produksi berkelanjutan tanpa mengorbankan cita rasa.
Produk andalannya adalah roti sourdough Pfister yang difermentasi alami dan kaya rasa. Meski telah beradaptasi dengan perkembangan zaman, Hofpfisterei tetap setia pada teknik memanggang tradisional.
3. BΓ€ckerei Zum Heiligen Geist (Salzburg, Austria)
Bakery Tertua di Dunia Foto: Site Culinary/Visual |
Di Austria, toko roti tertua di dunia tak hanya StiftsbΓ€ckerei St. Peter saja, tapi ada juga BΓ€ckerei Zum Heiligen Geist berdiri sejak awal abad ke-14. Bakery ini menjadi bagian penting dari sejarah Salzburg, meski tahun pasti berdirinya belum diketahui.
Pada masa awal berdirinya, bakery ini memasok roti untuk Rumah Sakit Roh Kudus, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan. Hingga kini, proses pemanggangan masih dilakukan menggunakan oven kayu tradisional yang telah digunakan selama ratusan tahun.
Bakery ini dikenal memproduksi berbagai jenis roti khas Austria dengan karakter rasa dan tekstur yang berbeda. Resep-resep lama tetap dipertahankan, menjadikannya favorit warga lokal maupun wisatawan. BΓ€ckerei Zum Heiligen Geist tak hanya tempat membeli roti, tetapi juga saksi hidup tradisi kuliner yang bertahan melewati perubahan zaman.
4. Soma no Komichi (Kyoto, Jepang)
Bakery Tertua di Dunia Foto: Site Culinary/Visual |
Didirikan pada periode Muromachi antara abad ke-14 hingga ke-16 (1336-1573), Soma no Komichi merupakan pembuat wagashi tradisional di Kyoto. Wagashi adalah kudapan manis khas Jepang yang biasa disajikan bersama teh dan menjadi bagian penting dari upacara minum teh.
Hingga kini, setiap wagashi dibuat secara manual dengan bahan alami dan musiman, mencerminkan filosofi Jepang yang menghormati alam. Bentuk dan rasa wagashi dibuat menyesuaikan musim serta perayaan tertentu.
Selain menjadi salah satu bakery tertua di dunia dan tertua di Jepang, Soma no Komichi tidak sekadar menjual makanan manis, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya.
5. Antica Biscotteria Lombardi (Lucca, Italia)
Bakery Tertua di Dunia Foto: Site Culinary/Visual |
Toko Antica Biscotteria Lombardi sudah beroperasi sejak 1850 di kota bersejarah Lucca, Italia. Bakery ini terkenal dengan biscotti buatan tangan yang dibuat dari bahan-bahan lokal berkualitas tinggi.
Teknik pembuatannya diwariskan secara turun-temurun dalam keluarga Lombardi, menjaga cita rasa klasik Italia tetap autentik.
Produk paling populer adalah biscotti almond yang teksturnya renyah dan cocok disantap dengan anggur manis Vin Santo. Hingga kini, Lombardi tetap mempertahankan metode produksi tradisional tanpa meninggalkan kualitas.
6. Warrens Bakery (Cornwall, Inggris)
Bakery Tertua di Dunia Foto: Site Culinary/Visual |
Di daftar terakhir bakery paling tua di dunia, ada Warrens Bakery yang didirikan pada 1860 di St Just, Cornwall. Bakery ini dikenal sebagai produsen Cornish pasty tertua di dunia.
Pastel khas Inggris ini awalnya menjadi bekal praktis bagi para penambang. Hingga kini, Warrens Bakery tetap membuat pasty dengan teknik crimping tangan dan menggunakan bahan-bahan lokal.
Meski bakery yang satu ini sudah berkembang dengan banyak cabang di Inggris, identitas pastery tradisionalnya tetap dipertahankan. Cornish pasty masih menjadi menu utama, disusul aneka scone dan roti khas Inggris lainnya.
Simak Video "Video: Rendang akan Diusulkan ke UNESCO"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)







KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN