Pesan Dessert COD Rp 85 Ribu, Pelanggan Malah Ogah Bayar!

Pesan Dessert COD Rp 85 Ribu, Pelanggan Malah Ogah Bayar!

Atiqa Rana - detikFood
Selasa, 10 Feb 2026 15:00 WIB
Penjual dessert online
Foto: mstar.com.my / iStock
Jakarta -

Penjual dessert ini merasakan hal kurang menyenangkan dengan salah satu pelanggan. Pelanggan awalnya minta pesanannya dibayar di tempat (COD), tetapi saat ditagih pelanggan justru menolak.

Beberapa penjual makanan memperbolehkan adanya sistem COD (Cash on Delivery) atau bayar langsung di tempat. Biasanya penjual akan mengantar pesanan pelanggan, lalu ketika sudah diterima, pelanggan bisa langsung membayar tunai.

Sistem COD seperti ini mungkin memudahkan sebagian pelanggan, tetapi di sisi penjual mereka bisa jadi menerima risiko besar, seperti yang dialami penjual dessert ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lewat unggahan media sosial Threads, penjual di Malaysia itu mengungkap ada pelanggan yang pesan dan lokasinya cukup dekat dengan kawasan rumahnya. Oleh karena itu, pelanggan meminta agar pesanan dessertnya diantar langsung ke rumah. Namun saat diantar, pelanggan menyuruh penjual dessert ini untuk menggantungnya saja di pintu, lapor mstar.com.my (7/2).

ADVERTISEMENT

Seharusnya kalau sistem COD, pelanggan tersebut langsung membayar pesanan di tempat. Namun tidak dengan pelanggan ini. Pelanggan tersebut mengungkap kalau akan dibayar lewat transfer QR pada saat Magrib.

Penjual dessert online(Gambar hanya ilustrasi) Penjual dessert kesal dengan salah satu pelanggan yang tidak mau COD langsung. Foto: mstar.com.my / iStock

"Saya sudah minta tetapi dia bilang tunggu gaji masuk," ujar penjual dessert tersebut.

Penjual ini sudah memberi alasan kalau uang yang dibayar pelanggan akan dipakai langsung buat modal jualan. Penjual anonim itu juga mengingatkan pelanggan kalau memang tidak punya uang sebaiknya tidak usah pesan.

Usai diberi peringatan seperti itu, pelanggan bukannya merasa tidak enak, melainkan justru memandang remeh penjual dessert ini.

Pelanggan ini membeli dessert seharga RM 20 atau sekitar Rp 85.619. Menurut pelanggan, penjual tidak akan jatuh miskin jika tidak mendapat uang Rp 85.619 itu langsung.

"Terus pelanggan ini marah. Dia balas pesan saya bilang kalau harganya cuma RM 20 (Rp 85.619) bukan RM 200 (Rp 856.196) . Tidak akan jatuh miskin kalau kurang RM 20 (Rp 85.619)," cerita penjual ini.

Setelah sedikit ditekan, pelanggan dilaporkan membayarnya di malam hari.

"Pelanggan itu bilang sudah takut buat pesanan dengan saya. Sedih betul saya, tapi masih percaya pada rezeki Allah," ujar penjual.

Tempat beli dessert box online(Gambar hanya ilustrasi) Untungnya pelanggan tersebut berakhir membayar pesanan dessert COD nya. Foto: Instagram

Cerita penjual dessert ini memicu berbagai reaksi dari para netizen. Rata-rata mendukung penjual ini dan menasehatinya agar lebih tegas ke pelanggan dalam urusan bayaran.

Seorang netizen membagikan pengalamannya berjualan. Kalau dia biasanya meminta deposit (dp) di awal.

"Bukan apa, bahan bakery sekarang agak mahal. Duit itu lah yang akan kita jadikan modal awal," ujar netizen ini.

"Kita boleh ambil lebih kurangnya, tetapi kadang pelanggan ambil kesempatan juga. Sudah lah minta diantar tetapi minta disangkut dekat pintu," ujar netizen lain.

Ada juga netizen yang merasa sikap pelanggan itu salah. Menurutnya makanan wajib dibayar di awal terlebih dahulu sebelum dimakan.




(aqr/adr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads