Canggih! Pria Ini Kembangkan Program AI untuk Pindai Menu Buffet

Canggih! Pria Ini Kembangkan Program AI untuk Pindai Menu Buffet

Riska Fitria - detikFood
Senin, 09 Feb 2026 12:30 WIB
Pria Ini Kembangkan Program AI untuk Pindai Menu Buffet
Foto: X/@the2ndfloorguy
Jakarta -

Seorang ahli teknologi asal India menciptakan BuffetGPT, AI yang memindai menu prasmanan dan menyusun rencana makan ideal sesuai kapasitas perut.

Kecerdasan buatan (AI) kini dimanfaatkan dalam berbagai hal, dari pekerjaan hingga gaya hidup. Terbaru, AI digunakan untuk memindai menu buffet.

Hal tersebutlah yang diciptakan oleh seorang ahli teknologi asal Bengaluru, India. Pria bernama Pankaj menciptakan BuffetGPT, lapor Food NDTV (7/2).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BuffetGPT merupakan sebuah program AI yang dirancang untuk membantu tamu pesta menentukan menu terbaik sesuai kapasitas perut mereka.

makanan buffetIlustrasi buffet di acara pernikahan. Foto: mashed.com / Shutterstock

Ide ini berawal ketika Pankaj merasa resah setiap menghadiri pesta pernikahan dengan sajian buffet yang melimpah. Hal tersebut diungkap lewat media sosialnya.

ADVERTISEMENT

Ia mengaku sering pulang dengan perasaan menyesal karena tak sempat mencicipi semua hidangan.

"Buffet di pesta pernikahan itu seperti jebakan. Pilihannya terlalu banyak, tapi perut kita terbatas," tulisnya.

Dari keresahan itu, lahirlah BuffetGPT. Alat ini bekerja dengan memindai seluruh sajian di meja prasmanan menggunakan teknologi computer vision.

Pria Ini Kembangkan Program AI untuk Pindai Menu BuffetPria Ini Kembangkan Program AI untuk Pindai Menu Buffet Foto: X/@the2ndfloorguy

Setelah itu, sistem akan menganalisis setiap hidangan dan menyusun rencana makan personal berdasarkan kapasitas lambung serta prinsip 'fisika volume perut'.

Pankaj menjelaskan, "AI ini memindai seluruh buffet dan memberi strategi makan, apa yang sebaiknya dimakan, dilewatkan, dan berapa banyak porsinya."

BuffetGPT masih berada dalam tahap awal pengembangan dan baru diuji coba dalam versi alpha di sebuah pernikahan milik temannya.

Meski begitu, hasilnya dinilai cukup memuaskan. "Hasilnya lumayan. Jujur, inilah alasan saya kuliah ilmu komputer," tulis Pankaj sambil berseloroh.

Inovasi ini langsung menuai beragam reaksi netizen. Banyak yang memuji kecerdikan ide tersebut.

Salah satu pengguna menulis, "Ini gila! Bagaimana bisa terpikir membuat hal seperti ini? Inilah penggunaan AI yang sesungguhnya."

Ada pula yang bertanya soal cara kerja pemindaian. Pankaj menjawab, "Saya cukup memberikan foto-foto hidangan ke sistem."

Namun, tak sedikit pula yang menanggapinya dengan nada bercanda. "Sebelum AI, ibu-ibu sudah duluan menghabiskan semua makanan," tulis seorang pengguna.

Meski menuai pro dan kontra, BuffetGPT dianggap sebagai ide segar yang memadukan teknologi dan dunia kuliner secara unik.




(raf/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads