Telur orak-arik bisa jadi ide menu sarapan enak, bergizi, dan praktis. Agar hasil akhirnya tidak kering dan tetap creamy, yuk contek cara Gordon Ramsay meraciknya!
Meski terlihat mudah, memasak telur orak-arik ternyata punya trik tersendiri. Chef Gordon Ramsay membagikan cara sederhana agar telur orak-arik tetap lembut, creamy, dan matang sempurna tanpa kering berlebihan.
Melansir New York Post (1/2), chef Gordon Ramsay menjelaskan bahwa kesalahan paling umum saat membuat telur orak-arik adalah membiarkan telur terus dimasak di atas api. Panas berlebih membuat protein telur cepat mengeras sehingga teksturnya berubah kering.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilustrasi telur orak-arik. Foto: Getty Images/iStockphoto |
Karena itu, Ramsay menyarankan teknik memasak dengan api kecil sambil sesekali mengangkat wajan dari kompor agar suhu tetap terkontrol.
Selain teknik memasak dengan suhu rendah, waktu memasak juga menentukan hasil akhir. Telur dimasak bersama mentega di atas api sedang sambil terus diaduk dan iringi dengan mengangkat wajan untuk meminimalisir panas. Dengan cara ini, telur akan matang perlahan dan lebih lembut.
Teknik tersebut membuat protein telur tidak menggumpal terlalu cepat dan hasil akhirnya lebih halus. Telur akan tampak lembut dan mengilap, bukan berbutir kasar seperti telur orak-arik pada umumnya.
Rahasia lain yang membuat hasil masakan Ramsay berbeda terletak pada tahap akhir memasak. Saat telur hampir matang, Ramsay menambahkan crème fraîche dingin ke dalam wajan.
Gordon Ramsay. Foto: Dailymail.co.uk |
Bahan berupa krim kental khas Prancis itu berfungsi menghentikan proses pemasakan sekaligus memberikan tekstur creamy dan rasa yang lebih kaya. Penambahan crème fraîche dilakukan setelah telur diangkat dari api agar hasilnya tidak pecah atau berminyak.
Untuk diketahui, crème fraîche dibuat dari krim susu yang difermentasi dengan bakteri asam laktat. Teksturnya lembut dan kental, mirip sour cream, tapi rasanya lebih ringan, tidak terlalu asam, dan kandungan lemaknya lebih tinggi.
Dalam perbandingan dengan teknik memasak telur orak-arik dari chef lain, seperti Ina Garten dan Bobby Flay, metode Ramsay dinilai menghasilkan tekstur paling lembut dan konsisten.
Jika crème fraîche sulit ditemukan, beberapa bahan lain bisa digunakan sebagai pengganti. Sour cream, Greek yogurt, atau cream cheese dingin dapat memberikan efek serupa selama ditambahkan di akhir proses memasak. Intinya, telur orak-arik tidak dimasak hingga benar-benar kering.
(raf/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN