Restoran India tertua di Inggris, Veeraswamy, kini berada di ambang penutupan setelah hampir satu abad beroperasi di Regent Street, London. Warga Inggris pun tak tinggal diam.
Restoran yang didirikan pada 1926 ini terancam ditutup karena sengketa sewa dengan pemilik gedungnya, Crown Estate. Persoalan tersebut memicu petisi publik yang meminta dukungan dari Raja Charles III agar restoran bersejarah ini dapat dipertahankan.
Dilansir dari Food NDTV (05/03/2026), petisi tersebut sudah mengumpulkan ribuan tanda tangan dan menarik perhatian luas media internasional. Kemunculan petisi ini sekaligus memicu perdebatan tentang pelestarian warisan kuliner di Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menilik sejarahnya, Veeraswamy yang sudah berusia 100 tahun ini awalnya didirikan oleh Edward Palmer, mantan perwira Angkatan Darat keturunan Anglo-India. Ia bertujuan memperkenalkan masakan India kepada masyarakat Inggris dalam format bersantap yang elegan. Pada masanya, konsep restoran ini terbilang revolusioner.
Resto 100 Tahun Terancam Tutup, Warga Inggris Minta Bantuan Raja Charles! Foto: Site Culinary/Visual |
Interior yang mewah dan gaya pelayanan formal membuat Veeraswamy dikenal sebagai restoran yang menghadirkan pengalaman kuliner India setara dengan fine dining Eropa. Selama puluhan tahun, restoran ini menjadi tujuan para diplomat, politisi, hingga tamu kenegaraan. Reputasinya semakin kuat ketika Veeraswamy meraih bintang Michelin, yang menambah daftar panjang penghargaan restoran ini.
Ancaman penutupan muncul ketika pihak pengelola gedung Crown Estate berencana melakukan penataan ulang gedung untuk mendukung fungsi perkantoran di lantai atas. Dalam petisi online, pemilik restoran Veeraswamy menyatakan, "Crown Estate berupaya mengambil kembali pintu masuk kecil restoran di lantai dasar, yang akan membuat ruang makan di lantai mezzanine tidak dapat diakses dan memaksa Veeraswamy tutup."
Rencana ini menuai reaksi dari komunitas kuliner Inggris. Sejumlah chef dan pemilik restoran ternama menyuarakan dukungan terbuka, menilai Veeraswamy sebagai bagian penting dari sejarah kuliner Anglo-India.
Resto 100 Tahun Terancam Tutup, Warga Inggris Minta Bantuan Raja Charles! Foto: Site Culinary/Visual |
Bagi mereka, kehilangan Veeraswamy bukan sekadar penutupan satu usaha, melainkan hilangnya referensi budaya kuliner sudah membentuk persepsi publik terhadap masakan India di Inggris.
Crown Estate menyatakan perlu mengelola dan renovasi asetnya dan menyesuaikan bangunan dengan kebutuhan komersial modern. Namun, para pelanggan restoran Veeraswamy berpendapat bahwa nilai sejarah dan budaya restoran tersebut tidak bisa diukur hanya dari aspek ekonomi. Mereka menyebut Veeraswamy sebagai bagian dari budaya kuliner di Inggris.
Petisi yang ditujukan kepada Raja Charles III tidak dimaksudkan sebagai intervensi hukum, melainkan seruan simbolis. Raja Charles III memang dikenal sebagai pendukung pelestarian warisan budaya. Perhatian darinya diharapkan dapat membantu restoran ini agar tetap bertahan.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN