Sebuah peristiwa mengejutkan terjadi di Deoria, Uttar Pradesh, India. Semua bermula dari kegemaran seorang anak terhadap makanan yang berujung pada hilangnya perhiasan keluarga bernilai miliaran rupiah!
Dilansir dari Storypick (04/02/2026), seorang siswa kelas 1 SMP dilaporkan memberikan seluruh perhiasan milik keluarganya kepada penjual momo, dengan iming-iming dia akan mendapatkan makanan gratis. Momo merupakan kudapan sejenis pangsit kukus yang cukup populer di India, karena rasanya yang enak dan harganya yang murah.
Kasus ini bermula ketika ayah dari anak tersebut, Vimlesh Mishra, yang merupakan seorang pendeta asal Varanasi, menyebut putranya sangat gemar membeli momo di sebuah kios dekat rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijanjikan Pangsit Gratis, Bocah Ini Tukar Perhiasan Keluarga Rp 1,6 M! Foto: Ilustrasi iStock |
Tiga pria yang mengelola kios tersebut diduga menyadari kebiasaan anak itu yang sering datang dan kemudian memanfaatkan situasi tersebut. Awalnya, mereka memberikan momo secara cuma-cuma.
Namun seiring berjalannya waktu, para penjual itu diduga membujuk sang anak agar membawa perhiasan dari rumah sebagai imbalan agar tetap mendapatkan momo secara gratis.
Tanpa memahami konsekuensi dari tindakannya, anak tersebut yang masih polos perlahan mulai mengambil perhiasan dari lemari rumah dan menyerahkannya kepada ketiga pria tersebut.
Kejadian ini tidak diketahui keluarga hingga saudara perempuan Mishra datang berkunjung dan menanyakan perhiasannya. Saat lemari dibuka, keluarga terkejut mendapati seluruh perhiasan telah raib.
Setelah ditanya, sang anak mengaku sudah memberikan semua perhiasan tersebut kepada penjual momo sebagai ganti makanan gratis.
Dijanjikan Pangsit Gratis, Bocah Ini Tukar Perhiasan Keluarga Rp 1,6 M! Foto: Ilustrasi iStock |
Mishra kemudian melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian dengan menyebutkan identitas ketiga terduga pelaku penjual momo. Ia menyatakan bahwa nilai perhiasan yang hilang diperkirakan mencapai sekitar 85 lakh rupee atau senilai Rp 1,6 miliar.
Polisi setempat langsung mendaftarkan laporan tersebut dan memulai penyelidikan untuk melacak keberadaan para pelaku serta memulihkan barang berharga yang hilang. Sampai sekarang kasus ini masih bergulir dan dalam penanganan pihak kepolisian.
(sob/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN