Viral aksi pegawai sebuah restoran nasi kandar mencuci lauk sisa pelanggan untuk dijual kembali. Aksinya 'tertangkap' pelanggan dan langsung diprotes di lokasi.
Sebuah restoran nasi kandar di salah satu distrik di Negeri Sembilan, Malaysia, melakukan praktik tidak higienis dengan mencuci kembali lauk sisa pelanggan sebelum dijual ulang keesokan harinya.
Hal ini mencuat setelah seorang pengguna media sosial mengaku menyaksikan langsung kejadian tersebut di area belakang restoran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu disebut terjadi sekitar pukul 12.18 siang pada hari Selasa, seperti dilaporkan Sinar Daily (3/2).
Lauk Bekas Pelanggan Dicuci buat Dijual Lagi di Resto Ini Foto: Sinar Da |
Ia mengklaim melihat seorang pegawai restoran mencuci sisa makanan seperti ayam, daging kambing, dan tahu. Lauk-lauk itu jelas merupakan hidangan matang dan telah disajikan sebelumnya kepada pelanggan.
Makanan tersebut kemudian dipisahkan kembali ke dalam wadah-wadah berbeda.
"Saya melihat sendiri pekerja mencuci sisa lauk seperti ayam, daging kambing, dan tahu yang jelas sudah dimasak, lalu disusun kembali ke dalam baki," tulisnya.
Merasa curiga, ia pun menegur pegawai tersebut dan mempertanyakan apa yang dilakukan oleh pegawai tersebut untuk memastikan lagi.
Menurut pengakuannya, pegawai restoran mengatakan bahwa makanan sisa tersebut memang dicuci dan akan digunakan kembali pada hari berikutnya.
Hal ini membuatnya geram karena dinilai sangat berbahaya bagi kesehatan publik. "Tindakan ini tidak bisa diterima, sangat berisiko, dan membahayakan konsumen," ujarnya.
Sisa makanan yang sudah dicuci diletakkan di wadah seperti ini. Foto: Sinar Da |
Ia juga menyebut sempat mendapat penjelasan yang tidak jujur dari pegawai lain. Namun, pada akhirnya pihak restoran mengakui bahwa makanan tersebut akan dimasak ulang dan diklaim tidak berbahaya.
Pernyataan tersebut justru membuatnya semakin marah. "Praktik ini benar-benar tidak etis, tidak aman, dan sangat menjijikkan," katanya.
Pria itu berharap otoritas terkait segera mengambil tindakan tegas. Ia juga meyakini bahwa praktik serupa kemungkinan bukan kali pertama dilakukan oleh restoran tersebut.
"Saya minta unggahan ini dibagikan agar lebih banyak orang waspada dan kejadian seperti ini tidak terus membahayakan konsumen lain," tambahnya.
Menanggapi hal ini, Direktur Departemen Kesehatan Negeri Sembilan, Dr Zuraida Mohamed, mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.
Ia menyebut akan segera menginstruksikan petugas kesehatan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut atas dugaan praktik tidak higienis tersebut.
(raf/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN