Psikolog menilai kepribadian seseorang bisa dilihat dari selera makannya. Penyuka pedas dan asam konon punya karakter yang berbeda.
Selera lidah orang berbeda-beda. Ada yang suka makanan dengan level pedas ekstrem, sementara lainnya justru lebih kuat menahan rasa asam.
Namun sebagian lainnya ada yang memilih makanan dengan rasa 'lebih aman'. Misalnya dengan rasa yang lebih hambar dan hanya tipis bumbu saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata menurut beberapa penelitian, salah satunya dalam jurnal Food Quality and Preference (2018), selera makan juga dipengaruhi oleh kepribadian konsumennya. Orang yang suka rasa pedas, asam, dan gurih punya karakter yang berbeda.
Baca juga: Punya 3 Gelar Sarjana, Pria Ini Lebih Pilih Budidaya Jamur
Seperti Apa Kepribadian Seseorang Menurut Selera Makan?
Penyuka makanan pedas disebut lebih suka tantangan. Foto: Getty Images/iStockphoto |
1. Pencinta Pedas, Suka Tantangan
Rasa pedas bisa didapatkan dari berbagai sumber. Cabai rawit, sambal, atau berbagai bahan makanan lain yang bikin lidah terbakar. Orang penyuka pedas disebut psikolog cenderung menyukai tantangan, berani mengambil risiko, dan tidak takut mencoba hal baru.
Sebuah survei yang dipublikasi pada National Library of Medicine menemukan bahwa 76 persen penyuka makanan pedas senang mencoba pengalaman baru. Selain itu, 66 persen merasa puas dengan hidup mereka dan 54 persen menggambarkan diri sebagai pribadi kreatif.
2. Suka Pahit = Kritis
Rasa pahit, seperti kopi hitam tanpa gula, dark cokelat, atau lobak, sering dikaitkan dengan sisi kepribadian yang lebih gelap. Beberapa studi psikologi menemukan hubungan antara preferensi pahit dengan sifat antisosial, narsistik, manipulatif.
Meski terdengar ekstrem, tidak semua pecinta pahit bersifat negatif. Banyak dari mereka justru dikenal sebagai pribadi yang lugas, jujur, dan tidak suka basa-basi.
3. Penikmat Manis, Sosok yang Hangat
Berbeda jauh dengan pahit, rasa manis identik dengan kepribadian yang ramah dan prososial. Pencinta kue, permen, cokelat susu, atau dessert sering digambarkan sebagai orang yang hangat, mudah berempati, dan suka menolong.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang menyukai rasa manis cenderung lebih kooperatif, mudah setuju, dan mudah membangun hubungan sosial. Mereka senang menciptakan suasana nyaman dan sering menjadi penyeimbang dalam kelompok.
Orang yang suka rasa asam konon lebih perfeksionis. Foto: Thinkstock |
4. Sisi Perfeksionis Pencinta Asam
Lemon, acar, yogurt, atau buah-buahan asam sering digemari oleh individu yang analitis dan perfeksionis. Mereka dikenal memiliki standar tinggi serta cenderung kritis dan mudah menilai orang.
Pecinta rasa asam kerap lebih banyak berpikir dan mudah merasa cemas. Namun, mereka juga dikenal jujur, lugas, dan tidak bertele-tele dalam berkomunikasi.
5. Penyuka Gurih, Lebih Serius
Keju, daging, kecap, dan makanan gurih-asin lainnya biasanya disukai oleh individu yang membumi dan fokus pada tujuan. Mereka cenderung serius, disiplin, dan bertanggung jawab.
Orang dengan preferensi umami sering digambarkan sebagai pengambil keputusan yang tegas, energik, dan mampu memotivasi orang lain. Dalam lingkungan kerja, tipe ini cenderung praktis, efisien, dan berorientasi hasil.
6. Suka Hambar = Stabil
Sementara itu, mereka yang lebih memilih roti tawar, pasta polos, atau penyuka makanan hambar dianggap tak memedulikan sensasi. Mereka nyaman dengan rutinitas, stabilitas, dan hal-hal yang aman.
Tipe ini cenderung menghindari risiko besar dan tidak terlalu tertarik pada pengalaman ekstrem. Meski terkesan membosankan, mereka sering menjadi sosok yang konsisten dan dapat diandalkan.
Simak Video "Video: Pedas Nikmat Mie Semeru di Lumajang dengan Berbagai Level"
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN