Gegara Makan Nasi Biryani, Wanita Ini Keracunan Sampai 8 Kali Muntah!

Gegara Makan Nasi Biryani, Wanita Ini Keracunan Sampai 8 Kali Muntah!

Atiqa Rana - detikFood
Senin, 02 Feb 2026 18:00 WIB
Gegara Makan Nasi Biryani, Wanita Ini Keracunan Sampai 8 Kali Muntah!
Foto: stomp.sg
Jakarta -

Kejadian kurang menyenangkan dialami oleh pelanggan ini. Nasi biryani yang ia pesan bukannya membawa kenikmatan, melainkan pemicu keracunan hingga dirinya dilarikan ke rumah sakit.

Berbagai makanan bisa menimbulkan risiko keracunan makanan. Terlebih ketika makanan tersebut berada dalam kondisi yang kurang maksimal, seperti sudah basi atau disimpan kurang tepat.

Nasi termasuk salah satu yang mudah basi dan dapat menimbulkan risiko keracunan makanan. Pasalnya, terdapat bakteri Bacillus cereus yang bertahan hidup di dalamnya meski sudah dimasak. Spora bakteri ini berkembang biak cepat jika nasi dibiarkan dalam suhu ruang, lebih dari satu jam. Alhasil menghasilkan racun yang memicu keracunan makanan, seperti diare atau muntah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Belum lama ini ada seorang pelanggan yang keracunan usai makan nasi. Jenis nasi yang ia makan adalah nasi biryani atau hidangan nasi berbumbu kaya rempah, dimasak bersama beras basmati, daging, dan sering berwarna oranye-kuning.

ADVERTISEMENT

Pelanggan berinisial Cheesecake itu mengungkap kepada Stomp.sg (27/1), kalau ia sempat memesan nasi biryani di restoran Jurong West bernama Singapore Bucket Biryani lewat aplikasi ojek online. Pelanggan wanita ini memesan beberapa menu, termasuk nasi biryani kambing, paneer butter masala, dan naan. Total harga pesanannya pun mencapai $52,74 atau sekitar Rp 696.601.

Awalnya Cheesecake tidak merasakan hal mengganjal dari pesanan nasi biryaninya. Tetapi ketika selesai makan, pelanggan ini merasakan gejala keracunan makanan. Bahkan ia sampai delapan kali muntah.

Gegara Makan Nasi Biryani, Wanita Ini Keracunan Sampai 8 Kali Muntah!Ini dia pesanan makan pelanggan di warung tersebut. Foto: stomp.sg

"Antara pukul 3 pagi dan 5.30 pagi saya muntah delapan kali dan diare 10 kalI. Saya menjadi sangat lemas dan tidak bisa berdiri tegak," ujarnya.

Kondisi yang parah membuatnya perlu dilarikanke rumah sakit. Cheesecake diantar oleh tunangannya ke Rumah Sakit Alexandra untuk menjalani perawatan darurat.

Setelah kejadian keracunan makanan ini, pelanggan tersebut mengecek ulasan terkait restoran tersebut. Ia menemukan jika banyak pelanggan melaporkan hal terkait masalah kebersihan di restoran tersebut.

Gegara Makan Nasi Biryani, Wanita Ini Keracunan Sampai 8 Kali Muntah!Siapa sangka nasi biryani tersebut membuat pelanggan ini keracunan. Foto: stomp.sg

"Saya berharap saya melihat ulasan-ulasan itu lebih awal," lanjutnya.

Jika dilihat dari bukti screenshot ulasan, beberapa pelanggan memang protes terkait kebersihan di dapur restoran serta kondisi makanan yang mereka terima.

Seorang pelanggan sempat menemukan ayamnya punya aroma bau busuk. Pelanggan ini pun merasa uang yang ia keluarkan tidak sepadan dengan rasanya.

"Ayamnya kering dan tidak ada aroma di nasinya," ujar netizen lain.

Parahnya lagi ada yang menemukan kecoa di dalam nasi biryani tersebut. Ia pun menyebut jika SFA (Singapore Food Agency) telah menindaklanjuti kasus ini.

Cheesecake lalu turut melaporkan kejadian ini kepada SFA (Singapore Food Agency).

Usai laporannya viral, pihak Singapore Bucket Biryani mengungkap kalau mereka telah menanggapi laporan-laporan ini secara serius.

"Kesehatan dan keselamatan pelanggan merupakan hal terpenting bagi kami," jelasnya.

Setelah menerima informasi atau laporan tersebut, pihak restoran mulai melakukan prosedur yang diperlukan dengan tim internal untuk meninjau situasi secara menyeluruh. Hal tersebut termasuk memeriksa proses persiapan makanan, praktek kebersihan, dan penanganan pemasok untuk memastikan bahawa semua standar dipatuhi ketat.

Pihak restoran juga sedang melakukan investigasi internal untuk memahami keadaan seputar insiden, sehingga bisa mengambil tindakan pencegahan yang tepat.




(aqr/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads