Ukurannya Jumbo, Ini Fakta Telur Unta yang Viral Dicicipi Food Vlogger

Ukurannya Jumbo, Ini Fakta Telur Unta yang Viral Dicicipi Food Vlogger

Atiqa Rana - detikFood
Minggu, 01 Feb 2026 18:00 WIB
telur burung unta
Foto: Getty Images/iStockphoto/diephosi
Jakarta -

Telur burung unta yang ukurannya sangat besar rupanya juga bisa dikonsumsi. Belum lama ini influencer Indonesia, Sibungbung mencicipinya. Begini fakta selengkapnya!

Telur yang paling umum dikonsumsi adalah telur ayam dan telur bebek. Namun jenis telur sebenarnya ada lebih banyak dari itu. Salah satu yang mungkin jarang disebut adalah telur burung Unta.

Telur ini dikenal unik karena ukurannya yang sangat besar. Dilansir dari Live Science (1/2), satu butir telur unta memiliki diameter 15 cm dengan berat mencapai 1,3 kg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada 17 Mei 2008, Guinness World Records pernah mencatat jika telur ini beratnya lebih dari 2,5 kg.

ADVERTISEMENT

Ukurannya mungkin besar dan berbeda dengan jenis telur lainnya. Tetapi bagaimana dengan kandungannya? Kandungan satu butir telur burung unta disebut-sebut setara dengan 24 butir telur ayam.

Di dalam telur burung unta terkandung protein, asam amino, asam lemak omega-3 yang baik untuk meningkatkan kesehatan jantung.

Kalorinya memang besar, mencapai 2000. Tetapi kandungan kolesterolnya justru relatif rendah.

telur burung untaSibungbung memasak telur dadar burung unta. Foto: Getty Images/iStockphoto/diephosi

Dengan kandungan seperti itu, telur unta artinya dapat dikonsumsi. Belum lama ini influencer makanan Indonesia yaitu Sibungbung menunjukkan momen ketika memasak dan mencicipi telur burung unta.

"Bikin dadar gulung telur burung unta," ujarnya dalam video.

Sibungbung mengungkap tadinya ia mau membuat telur mata sapi. Namun karena kuningnya sudah pecah, jadi ia kocok saja lalu dimasak menjadi telur dadar.

Influencer makanan ini mengocoknya dalam mangkuk besar. Lalu ia juga menggorengnga di wajan besar yang sudah terisi minyak.

Ketika digoreng, Sibungbung mengungkap kalau proses matangnya cukup lama. Selain itu, tekstur telurnya juga hancur, tidak begitu menyatu.

Setelah matang, Sibungbung menyajikannya dalam piring. Terlihat bahwa telur tersebut memang besar. Bahkan bisa dimakan oleh lebih dari 2 orang.

telur burung untaBegini jadinya hasil dari telur dadar burung unta tersebut. Foto: Getty Images/iStockphoto/diephosi

Sibungbung juga menyadari kalau telur burung unta tidak bisa dibuat sampai sedikit cokelat atau ada sentuhan gosongnya.

"Agak kayak bolong-bolong gitu. Aku gak tau apa telur ini udah lama gak fresh, atau memang teksturnya gini, atau memang ngaduknya kurang rata," ujar Sibungbung.

Saat dicoba, menurut Tiktoker tersebut rasanya seperti telur ayam biasa. Hanya terasa lebih banyak bagian putih telurnya dibandingkan yang kuning.

Meski bisa dikonsumsi, jenis telur satu ini bukanlah pilihan praktis. Proses memasaknya lama, ketersediannya terbatas, dan harganya juga mahal.

Dilansir dari American Ostrich Farms, satu butir telur burung unta dibanderol dengan harga sekitar 30 dolar Amerika per butir atau setara Rp430 ribu. Harga tersebut bisa jadi lebih mahal dari yang dibayangkan.




(aqr/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads