Red Velvet hingga Brownies, Begini Kisah Unik di Balik Kue Legendaris

Red Velvet hingga Brownies, Begini Kisah Unik di Balik Kue Legendaris

Sonia Basoni - detikFood
Minggu, 01 Feb 2026 11:00 WIB
Kisah Unik di Balik Kue Legendaris
Foto: Getty Images/iStockphoto/
Jakarta -

Beragam kue populer yang kini mudah ditemui di bakery ternyata memiliki sejarah panjang yang menarik untuk disimak. Dari Red Velvet hingga Brownies, begini kisahnya!

Sebagian di antaranya lahir dari tradisi Eropa berabad-abad lalu, sementara lainnya muncul dari kreativitas orang-orang pada abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20.

Penyesuaian bahan, kondisi sosial seperti perang, hingga ketersediaan gula dan cokelat turut memengaruhi bentuk, serta cita rasa kue pada masa lampau dengan versi modern yang kini ditemui.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada kue yang awalnya tercipta tanpa sengaja, ada pula yang berkembang dari resep sederhana menjadi sajian mewah dengan lapisan kompleks. Meski zaman terus berganti, resep dasarnya tetap bertahan dan justru semakin digemari lintas generasi.

Dilansir dari Grants Bakery (30/01/2026), berikut lima kisah menarik di balik kue populer yang ada sejak dulu.

ADVERTISEMENT

1. Red Velvet Cake

Kisah Unik di Balik Kue LegendarisKisah Unik di Balik Kue Legendaris Foto: Getty Images/iStockphoto/

Populer di berbagai negara termasuk di Indonesia, Red Velvet cake dikenal sebagai salah satu kue klasik Amerika yang mulai populer pada era 1940-an. Namun sebenarnya, istilah 'velvet' sendiri sudah digunakan sejak zaman Victoria untuk menggambarkan tekstur kue yang halus dan lembut.

Pada masa awal kehadiran kue ini, tekstur lembut Red Velvet diperoleh dari penggunaan bubuk kakao, bukan cokelat batangan, sehingga menghasilkan remah yang lebih halus. Warna merah khas Red Velvet awalnya muncul secara alami akibat reaksi bubuk kakao dengan bahan asam seperti cuka dan buttermilk.

Pada masa Perang Dunia II, penggunaan jus bit menjadi solusi pewarna sekaligus penambah kelembapan kue. Seiring berjalannya waktu, kue Red Velvet modern menggunakan pewarna makanan merah serta dipadukan dengan cream cheese frosting yang memberi kontras rasa asam lembut. Kombinasi kakao, cuka, dan buttermilk menciptakan cita rasa khas kue yang lembut dan seimbang.

2. Millionaire Shortbread

Kisah Unik di Balik Kue LegendarisKisah Unik di Balik Kue Legendaris Foto: Getty Images/iStockphoto/


Millionaire Shortbread merupakan kudapan manis berlapis yang terdiri atas dasar kue shortbread renyah, karamel lembut, dan lapisan cokelat di bagian atas.

Meski shortbread sebenrnya berasal dari Skotlandia, versi modern dessert ini diyakini pertama kali muncul di Australia pada era 1970-an dan dikenal sebagai caramel slice. Nama 'Millionaire Shortbread' kemudian populer di Inggris, merujuk pada kesan mewah dan kandungan kalorinya yang tinggi.

Lapisan karamel dibuat dari campuran susu kental manis dan golden syrup yang menghasilkan tekstur kenyal serta rasa manis pekat. Setelah karamel mengeras, cokelat leleh dituangkan sebagai lapisan akhir. Perpaduan tekstur rapuh, lengket, dan lembut menjadikan dessert ini sangat digemari. Meski namanya terdengar glamor, sajian ini lebih dikenal karena rasa legitnya.

3. Fruit Tarts

Kisah Unik di Balik Kue LegendarisKisah Unik di Balik Kue Legendaris Foto: Getty Images/iStockphoto/


Asal-usul Fruit Tart memang tidak dapat ditelusuri secara pasti, meskipun konsep tart sendiri sudah dikenal sejak abad pertengahan sebagai wadah pastry untuk isian manis maupun gurih.

Fruit Tart modern diyakini berkembang di Prancis pada akhir abad ke-19 dan sering dikaitkan dengan kue Tarte Tatin yang lebih dulu eksis. Hidangan serupa juga ditemukan dalam kuliner Italia berupa Crostata, yakni tart buah dengan tampilan rustic.

Secara umum, Fruit Tart dibuat dari kulit pastry shortcrust yang dipanggang hingga warnanya keemasan, kemudian diisi krim custard lembut dan diberi topping buah segar. Bentuk dan isiannya sangat fleksibel, menyesuaikan musim dan selera.

Sepanjang sejarah, struktur dasar Fruit Tart relatif tidak berubah, kecuali tingkat kemanisan yang meningkat seiring mudahnya akses gula.

4. Lemon Meringue Pie

Kisah Unik di Balik Kue LegendarisKisah Unik di Balik Kue Legendaris Foto: Getty Images/iStockphoto/

Lemon Meringue Pie merupakan dessert klasik yang memadukan kulit pastry renyah, isian lemon bercita rasa asam segar, serta lapisan meringue ringan di atasnya. Asal-usulnya masih diperdebatkan, dengan sejumlah tokoh seperti Elizabeth Coan Goodfellow dan Alexander Frehse disebut sebagai perintis resep awalnya pada abad ke-19.

Terlepas dari siapa penciptanya, popularitas Lemon Meringue Pie tidak terbantahkan dan bahkan dirayakan di Amerika setiap tanggal 15 Agustus.

Versi awal dessert ini memiliki lapisan meringue lebih tipis dan isian menyerupai puding lemon. Seiring berjalannya waktu, resep berkembang menjadi seperti yang dikenal sekarang, dengan lemon curd yang kaya rasa dan meringue dipanggang hingga bagian atasnya kering.


5. Brownies

Kisah Unik di Balik Kue LegendarisKisah Unik di Balik Kue Legendaris Foto: Getty Images/iStockphoto/

Brownies cokelat rupanya memiliki sejarah yang dipenuhi berbagai cerita populer, mulai dari kesalahan dapur hingga eksperimen tak disengaja.

Catatan tertulis pertama mengenai brownies muncul pada tahun 1896, meski belum menggunakan cokelat. Resep brownies dengan rasa cokelat baru ditemukan beberapa tahun kemudian dan menjadi dasar brownies modern yang dikenal sekarang.

Brownies dikenal sebagai kue panggang loyang dengan tekstur unik, yaitu berada di antara tekstur kue dan kukis. Kandungan tepung yang lebih sedikit dibanding kukis serta kadar lemak yang lebih tinggi dari kue menciptakan tekstur padat dan lembap.


Brownies dapat disajikan dalam potongan besar atau kecil, dengan tingkat kelembutan yang bervariasi. Meski banyak variasi rasa dan isian, resep dasarnya tetap bertahan hingga kini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Martabak 'Low Sugar' dan Sruput Kopi di Pasar Alsut"
[Gambas:Video 20detik]
(sob/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads