Setiap kafe dan restoran punya peraturan masing-masing, seperti kafe ini yang menjatuhkan denda bagi pengunjung yang ketahuan kerja di sana.
Sebuah kafe di Bengaluru, India, menjadi perbincangan publik setelah memasang pemberitahuan yang melarang pelanggan mengadakan rapat di dalam area kafe.
Dalam pengumuman tersebut tertulis bahwa pihak kafe melarang pengunjung yang mengadakan meeting online atau rapat. Selain itu pelanggan yang tetap melakukan pertemuan atau meeting lebih dari satu jam akan dikenakan biaya tambahan sebesar ₹1.000 per jam atau setara Rp 183.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Storypick (28/01/2025), pemberitahuan ini pertama kali diketahui publik setelah seorang warga Bengaluru membagikannya melalui media sosial pada 25 Januari 2026.
Ketahuan Kerja Lama-lama di Kafe Ini, Harus Siap Kena Denda per Jam! Foto: Site News |
Peraturan ini dibuat dengan alasan tertentu. Banyak pelanggan yang datang ke kafe, memesan satu minuman atau makanan ringan, lalu menghabiskan waktu berjam-jam untuk rapat online atau diskusi pekerjaan yang memang sudah lama menjadi bagian dari budaya kafe di Bengaluru.
Kota ini dikenal sebagai pusat start-up, pekerja lepas atau freelancer, dan pekerja jarak jauh, sehingga banyak kafe secara tidak resmi beralih fungsi menjadi ruang kerja bersama.
Namun, bagi pemilik kafe kecil dengan jumlah meja terbatas, kebiasaan tersebut kerap menimbulkan masalah serius.
Meja yang ditempati terlalu lama menyebabkan perputaran pelanggan menjadi lambat. Pada jam-jam ramai, calon pelanggan lain terpaksa pergi karena tidak mendapatkan tempat duduk, sementara pendapatan kafe tidak sebanding dengan lamanya waktu meja digunakan.
Ketahuan Kerja Lama-lama di Kafe Ini, Harus Siap Kena Denda per Jam! Foto: Site News |
Kondisi tersebut semakin memberatkan ketika pelanggan yang bertahan lama hanya memesan sedikit makanan atau minuman.
Sejumlah netizen menyatakan dukungan terhadap langkah kafe tersebut.
Rahul Singh, seorang pengguna media sosial, menuliskan, "Saya sering melihat hal ini di banyak kafe dan rumah makan. Orang-orang duduk dan mengobrol berjam-jam tanpa membeli makanan atau minuman. Saya merasa kasihan dengan pemilik kafe."
Pendapat serupa disampaikan oleh Bharath Bhat yang mengatakan, "Ini tempat makan dengan harga terjangkau. Orang memesan satu porsi makanan, lalu duduk berjam-jam untuk rapat bisnis. Total pengeluaran mereka hanya sekitar 200-400 rupee (Rp 37 ribu - Rp 73 ribu).
Ada pula yang menilai kebijakan ini sebagai pengingat bahwa kafe bukanlah ruang kerja gratis. Netizen lain menyahut sering kali meja dikuasai oleh agen properti atau diskusi bisnis tanpa mereka memesan tambahan makanan. Meski demikian, sebagian pihak tetap menilai aturan kafe ini cukup tegas.



KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN