Bakery World Cup 2026 telah sukses digelar. Ajang bergengsi ini menobatkan negara Korea Selatan sebagai pemenang, mengalahkan Prancis dan Chinese Taipei.
Korea Selatan berhasil keluar sebagai juara Bakery World Cup edisi ke-13, sebuah kompetisi internasional paling bergengsi di dunia roti dan pastry. Ajang tersebut digelar selama dua hari dalam rangka Sirha Bake & Snack 2026 di Paris, Prancis (23/1/2026).
Dalam kompetisi ini, Korea Selatan berhasil mengungguli 9 negara lain. Posisi kedua diraih oleh China Taipei, sementara Prancis harus puas berada di peringkat ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Korea Selatan sendiri terdiri dari tiga baker dengan keahlian berbeda. Seok Yong Hwang bertanggung jawab pada kategori roti, Yong Hwan Choi menggarap karya artistik, dan Myung Gi Kim fokus pada viennoiserie atau pastry berlapis.
Ketiganya harus bekerja sama menyelesaikan empat tantangan yang menuntut ketepatan teknik, kreativitas tinggi, dan kekompakan tim.
Melansir dari Pasticceria Internazionale (13/1), tahun ini, Bakery World Cup mengusung tema 'The great inventions of your country'. Setiap tim diminta menampilkan identitas negaranya melalui sebuah karya roti raksasa yang bersifat artistik.
Karya tersebut harus sepenuhnya dapat dimakan, memiliki tinggi sekitar 140 hingga 160 sentimeter, serta dibuat dari setidaknya lima jenis adonan berbeda.
Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih sekitar 10 tahun setelah pencapaian besar Korea Selatan sebelumnya di ajang yang sama. Prestasi tersebut menunjukkan konsistensi dan perkembangan kemampuan baker Korea, terutama dalam menguasai teknik bakery bergaya Prancis yang dikenal rumit dan presisi.
Dominasi Korea Selatan juga menjadi bagian dari tren yang lebih luas. Dalam enam edisi terakhir Bakery World Cup, negara-negara Asia berhasil memenangkan kompetisi sebanyak lima kali. Selain Korea Selatan, negara Asia lain seperti Jepang, China, dan Taiwan juga pernah meraih gelar juara.
Sementara itu, peringkat kompetisi 2026 diisi oleh berbagai negara dari berbagai benua. Setelah Korea Selatan, Chinese Taipei, dan Prancis, posisi berikutnya ditempati Jepang, Kanada, Amerika Serikat, Denmark, Brasil, Senegal, dan Maroko.
Keberhasilan Korea Selatan di Bakery World Cup edisi ke-13 ini bukan hanya soal piala. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa perpaduan antara teknik, kreativitas, dan identitas budaya mampu melahirkan karya yang diakui dunia.
(adr/adr)

KIRIM RESEP
KIRIM PENGALAMAN