Netizen China Protes Burger McDonald's Makin Kecil Mirip Macaron!

Netizen China Protes Burger McDonald's Makin Kecil Mirip Macaron!

Riska Fitria - detikFood
Rabu, 21 Jan 2026 15:00 WIB
Burger di McDonald’s China ukurannya lebih kecil
Foto: Oddity Central
Jakarta -

McDonald's di China jadi sorotan karena burgernya disebut makin kecil seperti macaron, tapi harganya juga ikut naik. Hal ini pun membuat pelanggan emosi.

McDonald's kembali jadi sorotan, kali ini di China. Netizen ramai-ramai mengeluhkan ukuran burger yang disebut makin kecil, bahkan dibandingkan dengan macaron, camilan mungil khas Prancis.

Isu ini mencuat di tengah tekanan inflasi dan kenaikan harga bahan pangan global. Di media sosial China, topik bertajuk 'McDonald's hamburgers and macarons' langsung ramai dibicarakan (trending).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak konsumen menuding restoran cepat saji tersebut menaikkan harga, tapi menurunkan porsi burgernya, lapor Oddity Central (19/1).

ADVERTISEMENT

Keluhan bermula dari unggahan seorang netizen China yang merasa burger McDonald's yang dibelinya jauh lebih kecil dari ekspektasi.

Burger di McDonald's China ukurannya lebih kecilBurger di McDonald's China ukurannya lebih kecil. Foto: Oddity Central


"Ukurannya hampir sama seperti macaron," tulisnya. Sejak itu, netizen lain ikut membagikan foto burger versi mereka, yang tampak mungil dan tipis.

Foto-foto tersebut memicu kemarahan konsumen yang merasa dirugikan. Banyak yang menilai fenomena ini sebagai bentuk shrinkflation, yakni harga naik tapi porsi menyusut.

"Harganya naik terus, tapi burgernya makin kecil," keluh seorang pengguna media sosial. Meski begitu, tidak semua sepakat.

Burger di McDonald's China ukurannya lebih kecilBanyak netizen yang membagikan foto burger yang dipesan dari McDonald's dan dianggap terlalu kecil. Foto: Oddity Central

Seorang blogger kuliner di China mengaku telah melakukan pengujian langsung dan menyebut ukuran burger McDonald's sebenarnya tidak berubah signifikan.

Namun isu ini telanjur viral dan terus bergulir. Sebagian netizen bahkan menyebutnya sebagai contoh Mandela Effect, yaitu kondisi ketika banyak orang merasa memiliki ingatan yang sama, meski faktanya belum tentu benar.

Pihak McDonald's China pun angkat bicara. Seorang juru bicara menyebut foto burger yang viral itu hanyalah ilusi visual.

"Ukuran burger tidak berubah. Foto tersebut menyesatkan karena sudut pengambilan gambar," jelasnya.

Namun laporan media lokal seperti Consumer Daily dan Sina News memberi pandangan berbeda. Disebutkan bahwa diameter double cheeseburger McDonald's hanya sekitar 8 cm.

Sementara untuk patty burger ayam panggang 30% lebih tipis, dan patty Big Mac kurang dari setengah ketebalan sebelumnya.

Di tengah polemik tersebut, McDonald's China juga dikabarkan menaikkan harga sejumlah menu hingga 1 yuan, atau sekitar Rp 2.200.

Kenaikan ini dinilai makin menyulut emosi konsumen yang merasa kualitas dan porsi tak lagi sebanding dengan harga.




(raf/adr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads